Jangan Ada Lagi Penerbangan Balon Udara di Ponorogo, Kapolres Minta Masyarakat untuk Patuh

Jangan Ada Lagi Penerbangan Balon Udara di Ponorogo, Kapolres Minta Masyarakat untuk Patuh
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. (istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo secara tegas melarang masyarakat untuk menerbangkan balon udara. Pun dirinya tidak akan segan melakukan tindakan tegas untuk menertibkan masyarakat yang masih nekat menerbangkan balon udara.

“Saya minta tidak ada lagi balon udara yang diterbangkan pada momen Ramadan atau Idulfitri nanti, dan hari-hari lainnya,” ungkap AKBP Andin Wisnu Sudibyo, kepada wartawan.

Kapolres Ponorogo mengungkapkan, sudah banyak peristiwa atau contoh kerugian yang diakibatkan oleh balon udara dengan petasan yang terjadi di Kabupaten Ponorogo. Mulai kerugian materil maupun kerugian jiwa yang terjadi beberapa tahun ke belakang.

Read More

Baca Juga :Disparbud Kabupaten Kediri Bina dan Kembangkan Wisata Desa

Di tahun 2020, sebuah petasan yang sedang diracik mendadak meledak dan menewaskan satu orang warga Kecamatan Jambon. Lalu pada 2021, dua orang dilaporkan meninggal dunia saat meracik petasan yang diduga untuk balon udara. Ledakan terjadi di Kecamatan Sukorejo.

Terakhir, pada tahun 2024, seorang remaja kelas 2 SMP meninggal dunia setelah terkena ledakan dari petasan yang digantungkan di balon udara. Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Balong.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *