Kediri, SEJAHTERA.CO – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan. Caranya adalah dengan menghindari segala bentuk praktik korupsi.
“Mari ciptakan good governance, jangan sampai korupsi. Tugas kita melayani masyarakat, bukan kepentingan pribadi,” kata Mbak Wali di Balai Kota Kediri saat memberikan arahan kepada jajarannya.
Vinanda menekankan bahwa tata kelola pemerintahan yang baik hanya dapat terwujud jika semua pihak bekerja dengan integritas dan menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas. Dengan demikian akan memberikan kepercayaan kepada publik.
“Oleh karena itu, saya mengingatkan untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menjauhi segala bentuk penyimpangan,” imbuhnya.
Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan anggaran daerah serta peningkatan pengawasan dalam setiap program dan proyek pembangunan. Sebagai langkah konkret, ia akan memperkuat sistem pengawasan internal dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.
Selain itu, ia juga mendorong penggunaan teknologi digital dalam administrasi pemerintahan untuk mengurangi potensi praktik korupsi.
“Kami juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangan dan menjadikan hasil audit BPK sebagai dasar peningkatan good governance. Transparansi dan akuntabilitas adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan publik,” pungkasnya.



















