Dia mengatakan harga bangunan bekas pabrik di Kota Blitar yang ditawarkan sebesar Rp70 miliar. Belum lagi aset yang ada di Mojokerto.
“Kami akan terus berusaha agar hak buruh bisa secepatnya terpenuhi,” katanya.
Sementara itu Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin pihaknya mengundang kurator untuk mengetahui perkembangan pesangon eks buruh. Pertemuan diinisiasi Pemkot Blitar.
“Kami berharap kurator segera menuntaskan kewajiban menjual aset perusahaan. Karena berkaitan dengan hak buruh yang belum terbayar,” katanya. Dia berharap, masalah pesangon harus kelar tahun ini.
Baca Juga :Mayat Bayi Laki-laki Terbungkus Kresek Gemparkan Warga Sumbermanjing Malang
Seperti diketahui, PR Bokormas Blitar resmi berhenti beroperasi 2023 lalu. Penyebabnya karena penjualan rokok yang terus menerus turun.
Penghentian operasi itu berdampak pada ratusan buruh yang selama ini menggantungkan hidupnya sebagai buruh linting.



















