Sebanyak 17 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Siswa Baru, 2 Lembaga Tak Mampu Penuhi Satu Rombel

Sebanyak 17 SMP Negeri di Tulungagung Kekurangan Siswa Baru, 2 Lembaga Tak Mampu Penuhi Satu Rombel
Plt Sekretaris Disdik Tulungagung, Endra Kusriawan saat memberikan pernyataan terkait hasil SPMB 2025. (isal/sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Selama pelaksanaan sistem penerimaan murid baru (SPMB) 2025 di Kabupaten Tulungagung, diketahui jika kuota siswa baru pada belasan sekolah belum terpenuhi.

Bahkan terdapat dua sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kabupaten Tulungagung yang bahkan tidak memenuhi satu rombongan belajar (rombel).

Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tulungagung, Endra Kusriawan mengatakan, sampai dengan hari terakhir SPMB, pihaknya masih mendapati sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota siswa baru.

Read More

Dan tercatat sedikitnya terdapat 17 lembaga SMP negeri yang kuotanya tidak terpenuhi.

Baca Juga :Pembunuhan Sekeluarga di Ngancar, Terdakwa Dituntut Hukuman Mati

Sesuai data di website SPMB Tulungagung, terdapat dua lembaga SMP negeri yang bahkan jumlah penerimaan siswa barunya paling minim di antara sekolah lainnya.

Keduanya yakni SMP Negeri 2 Rejotangan dan SMP Negeri 2 Ngantru. Kedua lembaga sekolah tersebut hanya mendapat 6 siswa baru.

“Kalau secara umum, dari total 37 lembaga SMP negeri di Tulungagung, sebanyak 17 lembaga SMP negeri kuota siswa barunya belum terpenuhi 100 persen. Adapun dari 17 lembaga itu, terdapat 2 sekolah yang paling minim siswa baru,” kata Endra Kusriawan, Kamis (3/7/2025).

Secara rinci, ungkap Endra, pada pelaksanaan SPMB 2025 gelombang pertama, SMP Negeri 2 Rejotangan dan SMP Negeri 2 Ngantru hanya mendapat enam siswa baru saja.

Baca Juga :Mas Bup Dhito Pastikan Stadion Gelora Dhaha Jayati Selesai Akhir 2027

Sedangkan diketahui kuota siswa baru dua sekolah itu sebanyak 64 siswa, sehingga diharapkan akan ada dua rombel di sekolah itu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *