“Kita kawal dari Ponorogo sampai Madiun dan saat pulang. Roda dua dilarang, semua wajib pakai roda empat bak tertutup,” tegasnya, Jumat (4/7/2025).
Tak hanya itu, personel gabungan juga ditempatkan di titik penyekatan seperti di wilayah Mlilir, perbatasan Ponorogo-Madiun. Koordinasi dengan Polres Trenggalek dan Pacitan juga dilakukan untuk mengawal massa PSHW-TM yang melewati wilayah Ponorogo.
Sebelumnya, Polres Ponorogo juga melakukan patroli skala besar saat pengesahan warga baru PSHT, sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas.
“Kami harap kegiatan Suran Agung berjalan aman dan kondusif,” pungkas AKBP Andin.



















