Setelah kompor dimatikan, ia meninggalkan rumah untuk ke tempat tetangga. Saat kembali, ia melihat asap mengepul dari dapur.
Kapolsek Pesantren, Kompol Siswandi, menjelaskan bahwa Nur Hayati sempat mencoba memadamkan api namun gagal dan akhirnya meminta bantuan warga sekitar.
“Saksi Umi Aisah, yang tinggal di sebelah selatan rumah, mendengar suara benda jatuh dari atap. Saat keluar, ia melihat asap dan api dari dapur. Kemudian menghubungi petugas damkar dan bhabinkamtibmas setempat,” jelas Siswandi.
Mochamad Ryan Syah (20), yang dihubungi Nur Hayati, juga datang membantu memadamkan api namun tidak berhasil.
Ia kemudian mengevakuasi Nur Hayati ke tempat aman sesaat sebelum petugas pemadam kebakaran datang dan berhasil memadamkan api.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 75 juta. Beberapa barang seperti sofa, televisi, dan almari berhasil diselamatkan warga sebelum api membesar.
Baca Juga :Gagal Panen Mengintai Petani Melon Pucangsimo Jombang, Modal Puluhan Juta Terancam Hilang
Dugaan sementara, penyebab kebakaran berasal dari kompor gas yang sempat dinyalakan sebelum ditinggal.



















