Pemkab Jombang menargetkan tambahan 95 sekolah dan madrasah ikut program ini hingga 2026.
“Lingkungan yang sehat harus dimulai dari sekolah. Karena itu, kami dorong gerakan kolektif Adiwiyata dan Eco-Pesantren agar makin meluas,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta.
Baca Juga :LDII Kabupaten Kediri Gelar Musda ke-7, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Demi Kemaslahatan Umat
Bupati Jombang mengingatkan bahwa perlindungan kerja masih menjadi pekerjaan rumah bersama, mengingat banyak pekerja belum terdaftar sebagai peserta.
“Tanpa perlindungan kerja, risiko sosial keluarga makin besar. Ini harus jadi tanggung jawab bersama—desa, perusahaan, maupun masyarakat,” tandas Warsubi.


















