Selanjutnya, pelanggaran prioritas lain adalah pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas hingga ngebut saat berkendara.
Baca Juga :Akan Disulap dengan Wajah Baru, Begini Kondisi Wisata Watu Lawang Saat ini
“Ribuan pelanggaran yang kami tindak baik dalam bentuk teguran atau tilang itu karena melakukan pelanggaran yang masuk dalam prioritas selama Operasi Patuh Semeru,” ujar Kevin, Kamis (24/7/2025).
Kevin menambahkan, sejauh ini pelanggaran yang paling banyak ditemui oleh petugas kepolisian adalah pengendara motor yang tidak mengenakan helm serta pengendara mobil tidak memakai safety belt
“Tidak memakai helm untuk roda 2 dan tidak memakai safety belt utk roda 4 yang paling banyak,” imbuhnya.
Operasi Patuh Semeru 2025 yang masih berlangsung hingga 27 Juli 2025 mendatang ini digelar untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, dan ketertiban lalu lintas.
Baca Juga :Akan Disulap dengan Wajah Baru, Begini Kondisi Wisata Watu Lawang Saat ini
“Harapan kami melalui operasi ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas kedepannya. Sehingga resiko kecelakaan bisa berkurang,” pesan Kevin.



















