Dua unit armada, yakni Armada 03 dan Armada 06, diterjunkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung intensif dan baru selesai total pada pukul 06.00 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini menimbulkan kerugian materi cukup besar. Aris menyebut kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp35 juta.
“Dari hasil pengecekan awal, kami menduga api berasal dari korsleting listrik. Kami mengimbau warga untuk selalu berhati-hati dan rutin mengecek instalasi listrik, terutama yang sudah berusia tua, agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Baca Juga :Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk saat Salat Ashar, Puluhan Santri Dievakuasi
Dalam proses pemadaman, petugas Damkar dibantu Anggota Siaga 1 Mako, Bhabinkamtibmas, Polsek Kota Nganjuk, serta warga sekitar yang ikut membantu evakuasi dan pengamanan.



















