Batu, SEJAHTERA.CO – Komuditas petani apel di Kota Wisata Batu semakin hari semakin terpuruk. Pasalnya ikon buah apel untuk julukan Kota Batu sepertinya mulai luntur, karena sebagian petani sudah beralih ke buah jeruk.
Hampir semua petani apel yang ada di Kota Wisata Batu kini beralih menjadi petani jeruk.Pasalnya dengan beralih menjadi petani jeruk dirasakan lebih menguntungkan dibanding petani apel saat ini .
Alasan lain biaya produksi petani apel saat ini sudah cukup tinggi selain itu juga tak sebanding dengan hasil panen yang didapat.
Hal ini disampaikan petani dan pedagang buah di Kota Batu yakni, Didik Subiyanto yang menurutnya saat ini sudah terbukti di lapangan bahwa petani sudah beralih ke buah jeruk, karena biaya produksi ringan dan hasil panen bisa dipastikan.
“Saat ini hal itu merupakan fakta di lapangan, sekarang bisa dihitung dengan jari cuma berapa petani apel di Kota Batu. Semua sudah beralih ke jeruk dan sebagian ke jambu kristal,” katanya,Minggu (11/2).



















