Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Bencana kekeringan akibat musim kemarau di Kabupaten Tulungagung meluas hingga masuk ke Desa Sidem Kecamatan Gondang Tulungagung.
Padahal Kecamatan Gondang tidak masuk dalam peta rawan kekeringan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakan, terdapat satu desa yakni di Desa Sidem Kecamatan Gondang yang melapor ke BPBD terkait kekeringan imbas kemarau panjang.
Laporan itu didapat setelah pemerintah desa (Pemdes) Sidem meminta dikirimkan air bersih untuk warganya. Setelah menerima laporan tersebut, pihaknya lantas melakukan dropping air bersih ke Desa Sidem Kecamatan Gondang.
“Minggu kemarin kami mulai dapat permintaan dropping air bersih ke Desa Sidem Kecamatan Gondang. Untuk di Kecamatan Gondang hanya satu desa itu,” kata Robinson Nadeak, Selasa (21/11/2023).
Adanya kekeringan di Kecamatan Gondang, ungkap Robinson, pihaknya mengakui jika bencana kekeringan di Kabupaten Tulungagung justru meluas pada puncak musim kemarau.
Pasalnya, Kecamatan Gondang sendiri sebenarnya tidak masuk ke dalam peta rawan kekeringan.
Dengan adanya kekeringan pada satu desa di Kecamatan Gondang, hal ini berarti total bencana kekeringan yang melanda Tulungagung ada pada 11 Desa dari 7 Kecamatan.
Sampai saat ini, belum ada laporan lain terkait adanya lokasi baru yang juga mengalami kekeringan imbas musim kemarau.
“Selain Kecamatan Gondang belum ada lagi. Datanya masih sama yakni Kecamatan Kalidawir 4 desa, Besuki 2 desa, Campurdarat 1 desa, Tanggunggunung 1 desa, Rejotangan 1 desa, Pucanglaban 1 desa dan terbaru Gondang 1 desa,” ungkapnya.
Disinggung terkait penanganan kekeringan, Robinson menjelaskan, pihaknya setiap hari selalu rutin mengirimkan dropping air bersih terhadap wilayah yang terdampak kekeringan. Bahkan dalam satu hari saja, pihaknya mengirim dua truk tangki untuk satu desa yang mana satu truk berisi 5000 liter air bersih.
Menurut Robinson, sampai dengan akhir bulan November 2023 nantinya, proses dropping air bersih tetap akan rutin dilakukan oleh BPBD Tulungagung bagi warga terdampak kekeringan. Namun bila masuk bulan Desember 2023 mendatang masih ada permintaan air bersih, dropping air bersih tetap dilakukan.
“Kekeringan pada Kecamatan Gondang masih baru tahun ini terjadi, tahun-tahun sebelumnya belum pernah,” pungkasnya.
Reporter : Mochammad Sholeh Sirri
Editor :



















