Tiga TPA di Jatim Diresmikan Presiden Jokowi, Termasuk TPA Supit Urang Kota Malang

MALANG, SEJAHTERA.CO – Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang di Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (13/12/2023).

Selain TPA Supit Urang, Presiden Jokowi juga meresmikan TPA Jabon di Kabupaten Sidoarjo dan TPA Banjar Dowo di Kabupaten Jombang.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi dampak pengelolaan sampah yang tidak baik termasuk terjadinya masalah sosial berbagai bencana alam serta pencemaran lingkungan.

Read More

Presiden Jokowi mendorong penggunaan teknologi modern pengolahan sampah serta manajemen pengelolaan yang baik.

“Sekarang sudah ada banyak model TPA yang beroperasi dengan baik. Ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota atau daerah lain yang mengalami persoalan sampah,” ujar Presiden.

Kepala Negara juga memahami tantangan pengelolaan sampah di Indonesi yang masih menemui banyak persoalan.

“Saya tahu pengelolaan sampah tidak mudah. Mengatur satu tempat saja sulit, apalagi jika satu kota, satu kabupaten satu provinsi atau dalam satu negara,” tandas Presiden Jokowi.

Dilansir dari Kanal Youtube Sekretariat Presiden, TPA Supit Urang Kota Malang dibangun dengan anggaran Rp 237 miliar dengan luas landfill 5,2 hektarere dengan kapasitas 726 ribu meter kubik.

TPA tersebut juga Dilengkapi dengan pengolahan sampah modern dengan daya tampung sampah mencapai 450 ton perhari.

Sedangkan TPA Jabon, dibangun di atas lahan 29 hektare dengan anggaran Rp 384 miliar memiliki kapasitas 1.650.000 meter kubik dan kapasitas sampah 450 ton perhari.

Sementara, TPA Banjar Dowo di Kabupaten Jombang dibangun diatas lahan 4,45 hektare dengan anggaran  Rp 203 miliar dan daya tampung sampah 110 ton perhari.

“Saya harap dengan beroperasinya tiga TPA ini dapat mengurangi permasalahan sampah dan mengurangi pencemaran lingkungan,” kata Presiden.

Sumber : YT Sekretariat Presiden

Editor : Irwan Maftuhin

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *