Kediri, SEJAHTERA.CO – Seringnya terjadi perundungan sesama siswa di sekolah dan luar sekolah menjadi perhatian serius KH. Muhammad Makmun Ketua PCNU Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Asa Penderita Thalassemia, Program Pengobatan Gratis di Kota Kediri Dilanjutkan
Ketua PCNU Kabupaten Kediri ini mengajak santri, guru, orang tua dan murid untuk memperkuat nilai-nilai silaturahmi dan ukhuwah islamiyah, untuk mencegah perundungan.
Selain itu, Ketua PCNU Kabupaten Kediri berpesan hendaknya menggunakan medsos dengan bijak, dan membentengi diri dengan Islam dan Iman yang kuat sehingga dapat mencegah perundungan, dan untuk memperkokoh nilai-nilai pertemanan.
Baca Juga :Kerangka Manusia Berjersey Basket Ditemukan
Ditemui usai upacara Hari Santri Nasional di Pare beberapa hari lalu, KH. Muhammad Makmun meminta santri juga harus bisa mengajak teman-temannya untuk meningkatkan nilai-nilai kebersamaan dan kekompakan dalam belajar atau beraktivitas di sekolah atau madrasah ataupun di luar sekolah.
“Peran guru dan orang tua harus semakin tahu dengan siapa anaknya bergaul. HP digunakan untuk kepentingan belajar dan kemajuan pendidikan dirinya. Bukan untuk mencari informasi yang kurang pas untuk si anak, ” jelasnya.
Ditambahkan, bentengi anak dengan iman dan Islam yang kuat dan beri edukasi pemahaman komunikasi yang sehat sehingga anak memiliki aktivitas positif dan sehat.
Berteman dengan anak yang memiliki pergaulan Islami akan berpengaruh pada pikiran yang positif. Hal ini anak akan bertumbuh dengan aktivitas yang positif pula.
Baca Juga :Merasahkan Masyarakat, Satreskoba Gelar Razia dan Amankan 27 Miras Disejumlah Warkop
“Dampaknya anak saling asah, asuh dan asih. Hindari perundungan agar bisa sekolah dengan baik dan cita-cita bisa tercapai,” imbuhnya.



















