Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Debat publik ketiga Pemilihan Bupati (Pilbup) Ponorogo, yang berlangsung di Gedung Sasana Praja, pada Rabu (20/11/2024) berlangsung panas. Masing-masing pasangan calon (paslon) tampil all out dalam debat publik ketiga tersebut.
Baca Juga :Hujan Deras, Jalan Gunung Tugel Penghubung Pagerwojo – Trenggalek Longsor
Tak jarang moderator meminta tim pendukung paslon untuk tetap kondusif selama jalannya debat. Bahkan, moderator sempat meminta tim keamanan untuk membantu mengkondisikan pendukung agar lebih kondusif dalam debat publik ketiga ini.
Dikonfirmasi usai pelaksanaan debat publik ketiga, paslon nomor urut 1 Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru merasa puas, setelah berhasil menyampaikan visi misi dan program tentang arah pembangunan Kabupaten Ponorogo ke depan.
“Alhamdulillah kami sudah menyampaikan visi misi kami untuk Ponorogo dan kami merasa puas,” ungkap Ipong kepada wartawan.
Baca Juga :Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Kota Batu Identifikasi Potensi TPS Rawan Pelanggaran
Disinggung soal tema debat, yakni menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah dengan nasional, Ipong mengaku jika visi misinya sudah selaras dengan kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto, salah satunya terkait makan gratis serta peningkatan ketahanan pangan.
“Tentu program Bapak Presiden akan kami sambut di daerah. Contohnya begini Pak Presiden Prabowo punya program yang namanya ketahanan pangan nasional,” katanya.
“Terus punya program makan siang gratis untuk pelajar, maka kami di daerah akan membuat program untuk meningkatkan produksi padi, ayam, sapi, susu, dan lain sebagainya,” sambungnya.
Baca Juga :Pengamanan Debat Kedua Pilkada 2024, Polres Tulungagung Siapkan Skema Pembatasan Pendukung Paslon
Selain itu, sarana prasarana untuk ketahanan pangan juga harus dipenuhi. Salah satunya yakni ketersediaan pupuk bersubsidi, perbaikan infrastruktur jalan sebagai distribusi serta modal bagi kelompok masyarakat (pokmas) sebagai modal untuk berusaha atau bekerja.
“Maka program kami, kita akan memastikan pupuk subsidi tersedia cukup. Kita juga akan membantu petani dengan pupuk organik cair gratis. Insyaallah kami siap menyambut program Pak Prabowo,” tegasnya.
Sementara itu, paslon nomor urut 2 Sugiri Sancoko-Lisdyarita mengaku lega setelah tuntas mengikuti debat publik ketiga. Sama halnya dengan paslon sebelumnya, Sugiri juga berkomitmen untuk menjalankan amanat Presiden Prabowo, salah satunya yakni green economy atau ekonomi hijau.
“Jadi begini, yang paling mendasar saat ini adalah program ekonomi hijau. Ini penting kenapa, karena kita dituntut bagaimana mengurangi emisi karbon, efek rumah kaca,” ujarnya.
“Ini juga menjadi PR bersama-sama oleh karena itu kami akan mendorong maju di sektor pertanian, inovasi agar indeks pertanaman bagus, hasilnya bagus,” katanya lagi.
“Kemudian merubah mindset bahwa yang hari ini belum kota wisata, menjadi kota wisata berbasis budaya dan santri, kalau ini berkembang baik akan menjadi ekonomi hijau,” imbuhnya.
Baca Juga :Pj Walikota Batu Apresiasi Pemdes Bumiaji Bina Bakat Olahraga di Kota Batu
Calon petahana tersebut juga mengomentari tentang debat ketiga ini, dimana dirinya dan Ipong Muchlissoni pernah sama-sama memimpin Ponorogo.
Menurutnya merupakan hal yang wajar jika masing masing mengklaim keberhasilannya.
“Sama-sama pernah memimpin ya, jadi pengen menunjukkan bahwa pada saat memimpin (Ponorogo.red) berhasil, pengen romantisme.
Baca Juga :Asyik Nobar Indonesia vs Arab Saudi, Warga Kalipang Didatangi Ular Weling
“Pak Ipong merasa berhasil, saya juga berhasil, tapi kan kita tidak bisa lari dari fakta, ada parameter atau indikator, ada bekas kerja dan semuanya terpotret kemudian ada rekam jejaknya biar rakyat mengambil keputusan,” tandasnya.
Terpisah, Ketua KPU Ponorogo Gaguk Ika Prayitna mengapresiasi para pasangan calon yang telah menyampaikan seluruh visi misi gagasan selama pelaksanaan debat.
Pun, pihaknya menganggap wajar jika dalam pelaksanaan debat kedua tim pendukung saling meneriakkan yel-yel.
“Itu masih dalam tahap wajar, yang terpenting secara umum berjalan dengan aman dengan baik dan lacar. Saya juga mengapresiasi para paslon,” pungkas Gaguk.
Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor : Muji Hartono



















