Jelang Nataru, Harga Tiket Bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar Naik, Ribuan Penumpang juga Serbu Stasiun

Jelang Nataru, Harga Tiket Bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar Naik, Ribuan Penumpang juga Serbu Stasiun
Walikota Blitar Santoso saat cek armada bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Penumpang angkutan bus umum yang hendak keluar kota harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam lagi. Pasalnya, jelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru, harga tiket sejumlah armada bus naik, termasuk di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar.

Baca Juga :Sebanyak 26 Rumah Terdampak Banjir Bandang di Tiron Banyakan, Ada Bantuan Logistik dari Pemkab Kediri

Hal itu diakui Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, Verie Sugiharto. Dia mengakui setiap tahun jelang Nataru memang ada kenaikan tiket. Dan itu dianggap wajar setiap tahun. Sama seperti Idul Fitri, setiap jelang Nataru ada perubahan tarif tiket. “Lonjakannya tidak terlalu tinggi,” kata Verie Sugiharto, Senin (23/12/2024).

Read More

Dia mengatakan, besaran kenaikan harga tiket bus bervariasi, tergantung kebijakan perusahaan otobus (PO). Rata-rata 10 persen hingga 20 persen. Ini berlaku untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Baca Juga :Kelayakan Operasional Kendaraan di Terminal Surodakan Trenggalek Diperiksa, Jangan Takut Menegur Jika Sopir Ugal – ugalan

Nah, agar tak dianggap mendadak, pihaknya sudah jauh-jauh hari sosialisasi. Utamanya kepada para penumpang. Sosialisasi dalam bentuk pengumuman itu juga sinergi atau kordinasi dengan PO bus yang bersangkutan.

“Intinya kenaikan di batas kewajaran. Tetapi kenaikan berakhir setelah libur Nataru selesai,” katanya.

Sementara itu, pihak pengelola terminal lonjakan penumpang diprediksi mulai Selasa (24/12/2024). Pada hari itu, para penumpang banyak yang menggunakan jasa transportasi bus.

Baca Juga :Dugaan Tambang Ilegal Sebabkan Tanah Amblas di Sawah Desa Giripurno Kota Batu

Pasalnya, selain libur Natal dan Tahun Baru, sejumlah sekolah juga sudah libur panjang usai siswa menjalani ujian.

Selain di terminal, suasana padat juga terlihat di Stasiun Blitar. Ya, libur Nataru membawa semarak tersendiri di wilayah PT KAI Daop 7 Madiun.

Sejak dimulainya masa angkutan Nataru pada 19 Desember 2024, ribuan pelanggan memadati stasiun-stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.

Baca Juga :Petugas Damkar Kabupaten Kediri Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Tiron

Dalam tiga hari pertama, tercatat 22.273 pelanggan tiba, sementara 18.673 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di Daop 7 Madiun.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Kuswardojo, mengungkapkan bahwa hingga sat ini kedatangan tertinggi terjadi pada 20 Desember 2024, dengan 7.997 pelanggan.

“Stasiun Madiun menjadi yang tersibuk dengan 2.639 pelanggan, disusul oleh Stasiun Kediri sebanyak 1.038 pelanggan, Jombang 914 pelanggan, Blitar 762 pelanggan, dan Tulungagung 683 pelanggan,” jelasnya.

Baca Juga :Pencarian Korban Tenggelam di Waduk Bendo, BPBD Ponorogo: Selama 7 Hari

Mayoritas pelanggan berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.

Kuswardojo menambahkan peningkatan arus pelanggan diprediksi terus berlanjut beberapa hari ke depan. Hingga pukul 06.00 pada Sabtu (21/12/2024), tercatat sudah ada 6.399 pelanggan yang tiba, sementara 5.611 pelanggan telah berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.

Baca Juga :Anak Bunuh Bapak di Ponorogo. Polisi Pastikan Pelaku Alami Gangguan Jiwa Berat

Selama masa angkutan Nataru yang berlangsung dari 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025, tercatat akan ada sebanyak 65.792 pelanggan yang tiba dan 60.238 pelanggan yang berangkat dari wilayah Daop 7 Madiun dan akan terus bertambah seiring penjualan tiket yang masih terus berlangsung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *