Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 di Tulungagung berakhir sejak Kamis (2/1/2025) kemarin. Selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 ini, petugas Satlantas Polres Tulungagung mendapati ribuan pelanggar lalu lintas serta belasan kasus kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga :Puluhan Kambing Ternakan Kabupaten Ponorogo Kejang-kejang lalu Mati Mendadak, Warga Pilih Jual Murah
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, Operasi Lilin Semeru 2024 dilaksanakan 12 hari sejak Sabtu (21/12/2024) sampai dengan Kamis (2/1/2025). Polisi tidak hanya berfokus pada lalu lintas, melainkan juga kamtibmas.
Adapun selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 kemarin, pihaknya mampu menekan jumlah pelanggaran dan jumlah kecelakaan lalu lintas di Tulungagung. Bahkan, hasil operasi kemarin itu juga dinilai lebih sedikit dibandingkan pada saat pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023 kemarin.
Baca Juga :Polisi Paparkan Prosedur Adopsi Secara Hukum usai Ungkap Perdagangan Bayi Kota Batu
“Kami berterimakasih kepada semua stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 kemarin, karena terbukti mampu menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas,” kata AKP Taufik Nabila, Jumat (3/1/2024).
Sebanyak 1.372 pelanggaran lalu lintas terjaring ditindak oleh petugas. Sesuai jumlah itu, pelanggaran yang terekam electronic traffic law enforcement (ETLE) statis di simpang empat Tamanan sebanyak 40 kasus.
Kemudian, untuk jumlah pelanggaran lalu lintas yang terekam ETLE Mobile ada sebanyak 587 kasus, dan sisanya sebanyak 755 kasus dilakukan teguran secara langsung. Sedangkan untuk data kecelakaan, ada sebanyak 16 kasus kecelakaan, dimana sebanyak 24 korban mengalami luka ringan.
Baca Juga :Pembayaran Parkir TJU di Tulungagung Bisa Pakai Qris, Begini Penjelasannya
“Untuk kasus kecelakaan lalu lintas selama Operasi Lilin Semeru 2024 alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian materialnya mencapai Rp 16.5 juta,” ungkapnya.
Sedangkan jika dibandingkan dengan Operasi Lilin Semeru 2023 dengan 21 kejadian kecelakaan lalu lintas dan 1 korban jiwa, catatan tahun 2024 cenderung turun. Sebab pada Operasi Lilin Semeru 2024, tidak korban jiwa akibat kasus kecelakaan.
Baca Juga :Kapolres Blitar Geser ke Polda Jatim, Prestasinya Sukses Ungkap Jaringan Ganja Antarkota
“Sesuai statistik, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di Tulungagung selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 kemarin sudah sangat menurun dibanding pada saat Operasi Lilin Semeru 2023,” pungkasnya.



















