Dua Bersaudara Perempuan di Ngadiluwih Ditemukan Tewas Membusuk

Dua Bersaudara Perempuan di Ngadiluwih Ditemukan Tewas Membusuk
Petugas Polsek Ngadiluwih dan Identifikasi Polres Kediri saat evakuasi kedua jenasah di Dusun Mitiran Desa Rembang Ngadiluwih. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Warga Dusun Mitiran Desa Rembang Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, Minggu (5/1/2025) pagi digegerkan dengan penemuan mayat membusuk dua bersaudara perempuan dan tinggal di dalam satu rumah.

Baca Juga :Musim Puncak Hujan, BPBD Kabupaten Blitar Waspadai Bencana Alam, 14 Kecamatan Rawan

Dua perempuan bersaudara tersebut ada Femala Purwiko Sari (40) dan adiknya Yuyen Febriyana Sari (38). Keduanya diduga depresi setelah kedua orang tuanya meninggal dunia, dan hanya hidup berdua di rumah kosong.

Read More

Kapolsek Ngadiluwih AKP Agung Syaifudin mengatakan peristiwa bermula dari Afandi warga setempat yang sedang mencari rumput.

“Saat cari rumput tersebut, saksi mencium bau busuk. Selanjutnya warga ini melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Ngadiluwih,” katanya.

Baca Juga :Dugaan Korupsi Tambang Pasir dan Batu di Puncu Naik Status Penyidikan oleh Kejari Kabupaten Kediri, Kerugian Negara Capai Miliar Rupiah

Ditambahkan Agung, mendapatkan laporan warga, petugas menghubungi Identifikasi Polres Kediri dan tim medis Puskesmas Ngadiluwih untuk periksa dan mengevakuasi korban.

Hasil pemeriksaan, menyebutkan tidak ada tanda penganiayaan dan murni tewas yang diduga karena faktor depresi setelah kedua orang tuanya meninggal.

“Selanjutnya kedua jasad tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk mendapatkan visum. Selesai visum akan diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan,” jelasnya.

Baca Juga :Harga Jagung Turun Dipengaruhi Iklim, Petani Kabupaten Kediri Tetap Tanam usai Panen

Agung menerangkan, selama ini rumah dan lingkungan rumah tersebut tak terawat. Sehingga ada warga yang cari rumput karena rumputnya tinggi menutupi rumah

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *