Capaian PAD Sektor Wisata di Kota Blitar Lampaui Target, Ini Sektor yang Paling Banyak

Capaian PAD Sektor Wisata di Kota Blitar Lampaui Target, Ini Sektor yang Paling Banyak
Bus pariwisata yang mengangkut peziarah dan wisatawan Makam Bung Karno sedang parkir di PIPP. (istimewa)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Libur Natal dan Tahun Baru 2024 menjadi momen menyenangkan bagi Pemkot Blitar. Pasalnya, di momen itu jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Blitar melonjak.

Baca Juga :Sebanyak 568 ASN Kabupaten Kediri Pensiun Tahun 2024

Nah, buntut ramainya wisatawan itu juga berdampak capaian pendapatan asli daerah atau PAD dari sektor wisata. Berdasarkan data, capaian PAD dari sektor wisata pada 2024 lalu, tembus hingga Rp 2,4 miliar.

Read More

Padahal, sebelumnya hanya mentargetkan Rp 2,1 miliar. Itu berarti meningkat hingga 117 persen.

“Iya, realisasi pendapatan asli daerah atau PAD Kota Blitar di sektor pariwisata tahun 2024 berhasil mencapai Rp. 2,4 milliar. Jumlah itu lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan pada 2023 lalu,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edy Wasono, Selasa (7/1/2025).

Baca Juga :Selama Libur Nataru Monumen SLG Kediri Terbanyak Pengunjungnya

Edy menjelaskan pundi-pundi miliaran rupiah itu berhasil dicapai berasal dari sejumlah sumber pendapatan. Di antaranya bersumber dari sewa kios, sewa tanah kawasan tempat wisata Makam Bung Karno (MBK). Seperti di pintu keluar makam dan kios lainnya.

Selain itu juga sewa kios yang terletak di Pusat Informasi Perdagangan dan Pariwisata (PIPP). Selain itu pundi-pundi rupiah juga berasal dari retribusi parkir kendaraan wisata di PIPP maupun MBK.

Baca Juga :Sebanyak 323 Sapi Terjangkit PMK di Jombang, Tiga Kecamatan jadi Titik Persebaran Terbanyak

“Termasuk di antaranya berasal dari sewa tempat seperti kolam renang Sumber Udel, Istana Gebang, Gedung Kesenian dan lain sebagainya. Mudah-mudahan tahun depan semakin baik lagi,” harapnya.

Edy mengakui, bahwasanya penyumbang PAD terbesar atau paling banyak yang dikumpulkan pada 2024 lalu berada di sektor pariwisata. Yakni dari sektor retribusi parkir dan retribusi kunjungan wisata di MBK.

Terlebih di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 kunjungan wisata di MBK meningkat sekitar 30 persen. Sejumlah rombongan yang menggunakan transportasi bus parkir di PIPP.

Baca Juga :MBG Ditetapkan, Pemkab Ponorogo Sediakan 3.000 Porsi untuk Pelajar

Itu menjadikan perolehan retribusi parkir juga semakin banyak. Dan yang lebih menggembirakan lagi, para pedagang kaki lima atau kios yang berada di sekitar PIPP ikut merasakan kue keramaian.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *