Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang sekolah menengah pertama (SMP) di Tulungagung telah berakhir.
Menariknya, hampir separuh dari total calon peserta didik memilih melanjutkan ke sekolah swasta atau pondok pesantren, bukan SMP Negeri.
Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Endra Kusriawan mengatakan, SPMB jenjang SD dan SMP untuk tahun ajaran 2025/2026 telah selesai, dan seluruh peserta yang mendaftar di SMP negeri telah melakukan daftar ulang.
Baca Juga :Proyek Stadion Surajaya Tak Dibayar, Mandor dan Ratusan Pekerja Terancam
“Potensi pelajar dari jenjang SD yang bisa masuk SMP negeri tercatat sebanyak 16.135 orang, terdiri dari 12.187 lulusan SD dan 3.948 lulusan MI. Namun, hanya 8.819 yang mendaftar ke SMP negeri. Sisanya, sekitar 7.316 pelajar memilih ke sekolah swasta seperti MTs atau ponpes,” jelas Endra, Rabu (1/7/2025).
Menurutnya, tren ini bukanlah hal baru. Pada tahun sebelumnya pun pola serupa terjadi, dan pihak Dinas Pendidikan tidak mempermasalahkan pilihan tersebut selama para pelajar tetap melanjutkan pendidikan.



















