Sebanyak 74 ASN Tulungagung Resmi Jadi PNS, Mayoritas Hasil CPNS 2024

Pengangkatan 74 ASN menjadi PNS Pemkab Tulungagung.
Proses pengangkatan 74 ASN menjadi PNS di ruang Praja Mukti Pemkab Tulungagung.(foto: mochammad sholeh sirri)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 74 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Rabu (5/5/2026). Mayoritas ASN yang diangkat tersebut merupakan hasil seleksi CPNS tahun 2024.

Baca juga:Ketua DPRD Tulungagung Enggan Komentar Soal Dugaan Aliran Dana THR Korupsi

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menyampaikan bahwa pengangkatan ini sekaligus disertai dengan pengambilan sumpah janji serta penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan.

Read More

Dari total 74 orang, sebanyak 72 merupakan hasil pengangkatan CPNS, sementara 2 lainnya berasal dari peralihan jabatan fungsional.

“Jumlahnya ada 74 orang, terdiri dari 72 PNS hasil pengangkatan CPNS dan 2 orang dari peralihan jabatan fungsional. Harapan kami, mereka lebih semangat bekerja dan memberikan kemampuan terbaik untuk Pemkab Tulungagung,” ujar Ahmad Baharudin.

Ia menegaskan, pengangkatan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja ASN serta memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Namun demikian, Pemkab Tulungagung masih menghadapi tantangan kekurangan pegawai. Hal ini disebabkan jumlah ASN yang memasuki masa pensiun lebih besar dibandingkan dengan jumlah pegawai yang diangkat.

“Memang jumlah pegawai yang pensiun lebih banyak dibanding yang diangkat. Ini juga terjadi di banyak daerah lain dan menjadi tantangan tersendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tulungagung, Soeroto, menjelaskan bahwa pengangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari CPNS formasi 2024 yang efektif mulai 1 April 2025.

Terkait kebutuhan ASN ke depan, pihaknya telah mengusulkan formasi CPNS tahun 2026 sebanyak 287 orang kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut memprioritaskan tenaga kesehatan, seperti dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, dan bidan.

Baca juga:Lapas Tulungagung Tambah CCTV Cegah Penyelundupan Narkoba

“Kita masih menunggu persetujuan dari pusat. Nanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya,” kata Soeroto.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *