Power Metal hingga Marjinal Siap Guncang Tulungagung Distorsi, Targetkan 2.000 Penonton

Personil band Power Metal akan hadir pada festival musik cadas dengan tajuk Tulungagung Distorsi yang digelar di Gor Lembupeteng besok.
Personil band Power Metal akan hadir pada festival musik cadas dengan tajuk Tulungagung Distorsi yang digelar di Gor Lembupeteng besok.(foto: mochammad sholeh sirri)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Festival musik cadas bertajuk Tulungagung Distorsi siap mengguncang GOR Lembupeteng, Tulungagung, Sabtu (27/6/2026). Sejumlah band legendaris, termasuk Power Metal, Marjinal, serta Red Spider dipastikan meramaikan panggung musik rock dan metal tersebut.

Baca juga:Capaian UHC di Tulungagung Rendah, Ternyata Ini Penyebabnya

Penyelenggara Tulungagung Distorsi, Andi Mahifal, mengatakan festival ini berawal dari keinginan komunitas pecinta musik rock dan metal di Tulungagung yang selama ini belum memiliki wadah khusus untuk menampilkan maupun menikmati musik cadas secara besar-besaran.

Read More

Menurutnya, gagasan yang awalnya hanya sebatas obrolan antarkomunitas akhirnya berkembang menjadi sebuah festival yang diharapkan mampu menghidupkan kembali atmosfer musik rock dan metal di Tulungagung maupun wilayah eks-Karesidenan Kediri.

“Selama ini di Tulungagung belum ada event yang benar-benar mewadahi musik rock dan metal. Dari situlah kami ingin membuat musik rock dan metal hidup kembali,” kata Andi Mahifal, Jumat (26/6/2026).

Ia menjelaskan, Tulungagung Distorsi dirancang menjadi agenda tahunan yang melibatkan berbagai komunitas musik cadas di daerah. Pada edisi perdana ini, sebanyak 21 band akan tampil menghibur para penggemar.

Panitia juga menargetkan sekitar 2.000 penonton hadir dalam festival tersebut. Untuk memenuhi target itu, sebanyak 2.000 tiket telah disiapkan dengan harga mulai Rp65 ribu untuk kategori early bird dan Rp100 ribu untuk presale tahap kedua.

Selain penjualan secara daring, panitia juga menyediakan tiket on the spot pada hari pelaksanaan guna mengakomodasi penggemar yang lebih nyaman membeli tiket secara langsung.

Baca juga:Capaian UHC di Tulungagung Rendah, Ternyata Ini Penyebabnya

“Kami juga menyiapkan tiket on the spot pada hari pelaksanaan. Mengingat penggemar musik cadas ini kebanyakan di atas generasi milenial, sehingga untuk mengantisipasi penggemar yang tidak bisa beli secara daring,” ujarnya.

Sementara itu, gitaris Power Metal, Ipung, mengaku antusias menyambut penampilan perdana bandnya di Tulungagung. Meski telah eksis selama puluhan tahun di industri musik Indonesia, ini menjadi kali pertama Power Metal tampil di hadapan penggemar Tulungagung.

Untuk penampilan tersebut, Power Metal telah menyiapkan sekitar 10 lagu terbaik yang akan dibawakan di atas panggung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Tulungagung untuk datang dan menikmati event Tulungagung Distorsi. Dengan harapan Tulungagung Distorsi bisa menjadi titik kebangkitan musik rock dan metal di daerah,” kata Ipung.

Melalui festival ini, komunitas musik rock dan metal berharap Tulungagung dapat menjadi salah satu pusat perkembangan musik cadas di Jawa Timur sekaligus membuka ruang kreatif yang lebih luas bagi musisi lokal.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *