Kediri, SEJAHTERA.CO – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan sektor-sektor produktif, termasuk pariwisata berbasis alam.
Baca juga:Manusuk Sima Kembali Digelar di Tirtoyoso, Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Perkuat Sejarah dan Inovasi
Setelah memperpanjang jam operasional kawasan wisata Besuki di lereng Gunung Wilis pada 2026, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri kini memfokuskan pengembangan di kawasan Gunung Kelud dengan mematangkan rencana pembukaan kembali objek wisata air panas.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, mengatakan survei lokasi telah dilakukan pada pekan ini. Wisata air panas di Gunung Kelud diketahui telah ditutup sejak erupsi Gunung Kelud pada 2014.
Menurutnya, pembukaan kembali objek wisata tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik baru sekaligus mendorong wisatawan lama untuk kembali berkunjung.
“Kami telah melakukan survei. Potensinya sangat besar sehingga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, termasuk wisatawan yang pernah datang agar tertarik berkunjung kembali,” katanya, Minggu (26/7/2026).



















