Kediri, SEJAHTERA.CO – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri per Rabu (26/3/2025) sore mencatat, data ternak sapi sembuh total penyakit mulut dan kuku (PMK) ada 1018 ekor dari total kasus PMK 1144 ekor. Sedang sapi sakit saat ini tinggal 84 ekor dan sapi mati 42 ekor.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih melalui drh. Yuni Ashmawati Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) DKPP Kabupaten Kediri menjelaskan, capaian sembuh meningkat terus tak lepas dari disiplin peternak menjaga kesehatan ternak.
“Vaksin sudah langsung terdistribusikan termasuk untuk sapi perah. Arti kata totalitas dan memaksimalkan pengobatan, vaksinasi dan pemberian vitamin tetap kita lakukan agar proses sembuh ternak bisa tercapai sesuai target,” katanya.
Baca Juga :Berdiri Sejak 2021, Ratusan Kios Pasar Legi Ponorogo Tak Berpenghuni
Yuni sangat ingin Kabupaten Kediri zero PMK di tahun ini. Bahkan jika melihat angka sembuh dan tinggal 84 yang sakit nantinya sebelum lebaran haji sudah sembuh total dan peternak bisa transaksi di pasar hewan.
“Kami harapkan memang targetnya Kediri zero kasus PMK di tahun ini. Namun kita tidak ingin lengah dan tetap waspada terhadap PMK atau LSD,” imbuhnya.



















