Kediri, SEJAHTERA.CO – Jelang puasa dan antisipasi lonjakan harga, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri agendakan gerakan pangan murah (GPM) di beberapa lokasi wilayah Kabupaten Kediri.
Adanya GPM ini adalah upaya DKPP Kabupaten Kediri meringankan warga saat harga sembako melambung tinggi, seperti saat ini.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri drh Tutik Purwaningsih mengatakan, GPM diadakan agar daya beli masyarakat tinggi dan harga harga di GPM dibawah harga pasar. Beberapa sembako yang disiapkan di GPM diantaranya beras, telur, minyak, gula, bawang, brambang dan cabai.
Baca Juga :Sengketa Pilkada Tulungagung Ditolak MK, KPU Rapat Pleno Terbuka Penetapan Paslon Terpilih
“Sembako bagi warga merupakan kebutuhan utama dan di GPM warga bisa membeli dengan harga di bawah harga pasar. Untuk beras disiapkan 1 hingga 2 ton, telur 60 kilogram, minyak 100 liter, gula 1 kwintal, bawang brambang 50 kilogram dan cabai 60 kilogram,” katanya, Kamis (6/2/2025).
Ditambahkan Tutik, di setiap GPM bekerja sama dengan bulog, bagian ekonomi, Disdagprin, Satgas Pangan dan organisasi pedagang sembako Kabupaten Kediri.
Adanya koordinasi ini memudahkan pelayanan kepada konsumen saat GPM digelar. Karena perlu sinergi lintas instansi untuk penyiapan materi GPM yang berkualitas.
Baca Juga :Jadi Penyebab Rusaknya Jalan di Ponorogo, FLLAJ Ponorogo Bakal Razia Kendaraan ODOL
“Di GPM bahan yang dijual kualitas premium dan baru. Terlebih untuk kebutuhan konsumen tentu kualitas barang menentukan suksesnya GPM digelar,” imbuhnya.



















