Awas ! Jalan Bandung Kelurahan Penanggungan, Kota Malang Amblas Lima Meter, Tepat di Saluran Peninggalan Belanda

Awas ! Jalan Bandung Kelurahan Penanggungan, Kota Malang Amblas Lima Meter, Tepat di Saluran Peninggalan Belanda

Malang, SEJAHTERA.CO – Pengguna jalan di Jalan Bandung Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang wajib waspada karena depan SD/SMPK Yayasan Sang Timur terdapat jalan yang berlubang besar, Kamis (7/12).

Lubang menganga itu diketahui pukul 12.00 WIB. Amblasnya jalan aspal secara tiba-tiba tersebut tidak menyebabkan korban namun terjadi penutupan akses jalan menuju Jalan Bandung Kota Malang.

Menurut saksi mata pelajar atau siswa di depan SMPK Sang Timur, amblasnya jalan bermula ada retakan kemudian secara tiba-tiba aspal amblas dan lubang nampak di jalanan seukuruan 2×3 meter dengan kedalaman sekitar 5 meter.

Read More

Jika dilihat secara kasat mata di dalam lubang terlihat saluran air atau gorong-gorong yang merupakan saluran sejak zaman Belanda yang menuju Sungai Brantas.

Peristiwa ini menyebabkan kemacetan yang parah, apalagi Jalan Bandung merupakan daerah pendidikan dengan beberapa sekolah yang berada di wilayah tersebut.

Tampak pengalihan arus lalu lintas oleh pihak Polisi Lalu Lintas. Arus dari Jalan Veteran menuju Jalan Bandung dialihkan menuju Jalan D.I. Panjaitan.

Penyebab amblasnya jalan belum diketahui karena masih memerlukan investigasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kota Malang, Drs. R. Dandung Julhardjanto, M. T., menjelaskan bahwa lokasi ambrolnya jalan merupakan saluran air peninggalan zaman Belanda.

“Kita masih belum tahu apa penyebabnya, tapi yang jelas lokasi ini adalah gorong-gorong lama peninggalan zaman Belanda. Kemungkinan besar karena aus dan akhirnya menyebabkan ambrol,” jelas Dandung.

Menurutnya diperkirakan cor yang menutupi gorong-gorong runtuh, namun Kepala Dinas PUPRPKP Kota Malang belum dapat memastikan penyebab kejadian tersebut.

Ditanya mengenai antisipasi untuk menangani kejadian ini, R. Dandung menjelaskan beberapa hal.

“Pertama kita akan perbaiki gorong-gorongnya terlebih dahulu, kemudian baru jalannya kita perbaiki. Yang jelas kita sekarang mengamankan lokasi supaya tidak berdampak luas dan menyebabkan korban,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak dinas terkait belum melakukan aktivitas perbaikan, mereka akan berkoordinasi terlebih dahulu termasuk akan mendatangkan alat berat untuk memperbaiki jalan.

Reporter : Arief Juli Prabowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *