Kediri, SEJAHTERA.CO – Persedikab Kediri membutuhkan satu kemenangan untuk lolos memastikan diri lolos dari fase Grup O babak 80 besar Liga 3 Nasional. Tim berjuluk Bledug Kelud itu akan menjamu Adhyaksa Farmel FC Kabupaten Tangerang dalam laga lanjutan di Stadion Canda Bhirawa Pare Kabupaten Kediri, Sabtu (4/5/2024) sore.
Namun, tim asal Kabupaten Tangerang Banten yang dihadapi Eka Sama Adi Prasetya dkk bukanlah tim mudah. Sebab, tim tersebut dapat dikatakan berat karena sebelumnya keluar sebagai Juara Liga 3 Provinsi Banten 2023/2024.
Apalagi, tim berjuluk Rajawali Merah itu diperkuat oleh mantan pemain yang pernah berkompetisi di Liga 1 seperti Egi Melgiansyah dan Dedi Hartono.
Pelatih Kepala Persedikab Kediri, Muslim Habibi memuji skuat Adhayksa Farmel Kabupaten Tangerang.
Menurutnya, tim tersebut merupakan tim bagus dan memiliki mentalitas baik karena berhasil menjuarai Liga 3 Provinsi Banten. Selain itu, mereka diisi oleh beberapa pemain berpengalaman yang pernah bergabung dan berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.
“Insyallah kami akan berikan yang terbaik di pertandingan ketiga besok,” jelasnya, Jumat (2/5/2024).
Meskipun diperkuat pemain berpengalaman, eks punggawa Persija Jakarta itu mengungkapkan, telah mempersiapkan skuatnya dan strategi untuk memberikan situasi yang akan menyulitkan Adhyaksa Farmel FC.
Habibi mengaku, akan tetap mewaspadai setiap pergerakan lawan yang dapat memberikan ancaman ke gawang anak asuhnya.
Kemarin tim Farmel FC tidak bermain dan memiliki waktu istirahat lebih baik dari pada timnya sehingga mereka bisa mempersiapkan dengan matang melawan Persedikab.
“Saya optimis akan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil kemenangan,” ungkapnya.
Dalam klasemen sementara Grup O, Persedikab masih menjadi puncak klasemen dengan torehan enam poin dari hasil dua laga kemenangan.
Sedangkan peringkat dua ditempati Adhyaksa Farmel FC dengan raihan tiga poin dari kemenangan di laga perdana. Akan tetapi, Farmel FC baru bermain satu pertandingan, sedangkan skuat Bledug Kelud sudah bermain dua kali.
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Dhita Septiadarma



















