Madiun, SEJAHTERA.CO – Bagus Rizki Dinarwan akhirnya secara resmi terpilih menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Madiun periode 2025-2030.
Dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar pada Sabtu (9/8/2025) malam, di Hotel Mercure Kota Madiun tersebut, Bagus terpilih secara aklamasi.
Pada acara musda tersebut, dihadiri oleh Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi, Wali Kota Madiun, Maidi, juga Ketua DPRD Kota Madiun Armaya.
Usai terpilih, Bagus mengaku bersyukur serta mengapresiasi kepada seluruh kader yang telah mempercayakan amanah tersebut terhadap dirinya kembali.
Baca Juga :Musda ke-XI Golkar Jombang Usung Generasi Muda, Andik Basuki Kembali Nahkodai DPD Secara Aklamasi
“Semoga amanah ini diberi kemudahan dalam menjalankan tugas dan mewujudkan harapan seluruh kader Partai Golkar Kota Madiun,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa aklamasi yang terjadi ini merupakan bukti soliditas internal dari Partai Golkar.
Tak hanya itu, ia juga memberikan peluang bagi seluruh kader potensial untuk ikut terlibat dalam struktur kepengurusan.
’’Nanti akan kami rangkul semuanya untuk kemenangan Golkar pada Pemilu 2029. Targetnya itu enam kursi DPRD, Insya Allah,’’ ucapnya.
Pada acara tersebut, Bagus juga menyatakan bahwa Golkar tidak menempatkan diri sebagai oposisi. Meskipun pada saat Pilkada 2024 lalu sempat menjadi lawan politik Wali Kota terpilih Maidi.
Baca Juga :Seluruh OPD Kota Kediri Turun ke CFD, Lomba Agustusan dan Layanan Publik Serbu Warga
’’Golkar itu kan prinsipnya karya kekaryaan. Marwahnya Golkar memang seperti itu. Golkar tidak berlaku oposisi, tapi bukan berarti Golkar tidak boleh memberikan kritik. Jadi, arahnya untuk sesuatu yang lebih baik,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jatim Ali Mufthi menyampaikan bahwa pemilihan ketua DPD kabupaten maupun kota harus aklamasi.
“Dengan begitu, bisa terbentuk struktur kepengurusan yang baik,” pungkasnya.
Sebagai informasi, dalam Musda kali ini Bagus Rizki dipercaya memimpin tim tersebut bersama empat anggota lainnya, yakni M. Saifullah mewakili DPD Golkar Jatim, Sukriyanto (Hasta Karya), Eko Wibowo dan Syaiful Anwar (pimpinan kecamatan).
Baca Juga :Curi Motor dengan Modus Pesan Kopi, Mahasiswa Asal Bululawang Dibekuk Polisi
Tim ini diberi waktu 29 hari untuk merampungkan susunan pengurus baru lima tahun mendatang.



















