Kediri, SEJAHTERA.CO – Puluhan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kediri mengikuti sosialisasi perizinan berusaha berbasis risiko pada Rabu (16/4/2025).
Pelaku usaha ini diharapkan dapat mengakses layanan perizinan berusaha berbasis risiko sekaligus membangun koordinasi dan sinergisitas dengan Pemerintah Kabupaten Kediri serta investasi pemberdayaan UMKM hingga menciptakan lapangan kerja.
Ketua HIPMI Kabupaten Kediri, Mohamad Yusron menyampaikan, kegiatan ini memang perlu lebih detail untuk mengenal tentang perizinan berbasis online.
Baca Juga :Sudah Enam Dapur Sehat Berdiri untuk Pelayanan MBG di Kabupaten Kediri
Menurutnya, hal tersebut dinilai sangat menunjang pelaku usaha Kabupaten Kediri untuk ke depannya. “Karena fungsi kita tentunya memiliki legalitas kenyamanan dalam berusaha,” jelasnya saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, Yusron mengungkapkan, legalitas tersebut nantinya akan membuat pengusaha yang tergabung dalam HIPMI bisa lebih semakin mudah dalam menjalankan usaha ke depannya.
Dia juga berharap kepada dinas terkait supaya bisa terus bersinergi solid dengan HIPMI Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Selama Libur Lebaran Telaga Ngebel Ponorogo Sukses Datangkan PAD Ratusan Juta Rupiah
“Saya berharap lewat acara ini dapat memberikan dampak positif bagi kita sebagai pengusaha dan UMKM Kabupaten Kediri,” ucapnya.



















