Blitar, SEJAHTERA.CO – Proyek pembangunan Sentra Usaha Ikan Hias dan Koi (Sukhoi), atau pasar ikan lama, sudah kelar. Rencananya pertengahan Februari 2025 ini penggunaannya bakal diresmikan.
Hal itu diungkapkan Kepala Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar dr Dewi Masitoh. Dia mengatakan sesuai dengan rencana, peresmian Sukhoi memang digelar Februari 2025.
“Nanti akan dibarengkan dengan peresmian proyek lain. Yang jelas Februari ini peresmiannya,” kata drh Dewi Masitoh, Rabu (5/2/2025).
Baca Juga :Batu Mantu Mudahkan Warga Urus Dokumen Pernikahan dan Kependudukan
Dia mengatakan proyek pembangunan Sukhoi dilakukan pada 2024 lalu. Dananya mencapai Rp1,7 miliar dari APBD. Bangunan dilengkapi dengan gazebo, toilet hingga kios.
Gazebo nantinya selain tempat nongkrong juga bisa digunakan untuk kontes ikan hingga pameran berkaitan dengan pertanian dan ikan. “Untuk pintu masuk sebelah selatan. Nanti ada petugas,” katanya.
Dia menambahkan, dengan berdirinya Sukhoi itu menjadi wahana baru pegiat ekonomi. Utamanya para pedagang ikan. Selama ini Kota Blitar juga dikenal sebagai sentra perdagangan ikan koi.
Bahkan, setiap dua tahun sekali Kota Blitar menjadi lokasi kontes koi piala presiden. “Iya ini juga dalam rangka menggairahkan pameran kaitannya dengan ikan. Khususnya koi,” katanya.
Saat ini, jumlah kios di Sukhoi sebanyak 13. Jumlah itu sama dengan sebelum pembangunan lokasi anyar. “Selain itu ada kantin, kantor, musala hingga toilet. Lahan parkir juga luas bisa menampung kendaraan banyak,” pungkasnya.



















