Batu, SEJAHTERA.CO – Perjalanan Kota Batu menuju Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang, Bawaslu Kota Batu mencatat terdapat sekitar 7 dugaan pelanggaran selama masa Pilkada 2024.
Baca Juga :Safari Politik ke Ponorogo, Sekjen PDI Perjuangan Singgung Pertemuan Megawati dan Prabowo
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Batu Yogi Eka Chalid Farobi membeberkan terdapat 1 laporan dan 6 temuan mulai laporan perusakan alat peraga kampanye (APK), pelanggaran ASN tidak netral, hingga dugaan politik uang.
“Jadi kalau catatannya, laporan ada 1 kasus, kemudian temuan ada 6 dari proses sepanjang pengawasan yang kami lakukan. Bahkan dari 6 temuan ini masih 4 kasus yang tengah kami tindak lanjuti sedangkan 2 di antaranya sudah kami tindak lanjuti,” ujarnya, Selasa (29/10/2024).
Baca Juga :Safari Politik ke Ponorogo, Sekjen PDI Perjuangan Singgung Pertemuan Megawati dan Prabowo
Tiga dari enam temuan itu di antaranya berkaitan dengan netralitas ASN dan THL di lingkungan Pemkot Batu, dan bahkan ASN dan THL tersebut berfoto dengan salah satu paslon.
Hal tersebut otomatis menjadi dugaan pelanggaran etika aparatur negara selama Pilkada dimana dalam kasusnya melibatkan 9 orang. Yogi juga mengaku telah memanggil 9 orang tersebut.
Baca Juga :Soal Kericuhan di Ngadiluwih, Polisi Sebut Kedua Pihak Sepakat Damai
“Dari hasil klarifikasi tersebut akan dibawa ke rapat pleno untuk menentukan langkah berikutnya. Intinya sudah kami panggil klarifikasi, untuk yang lain ada juga yang berkaitan pelanggaran netralitas, satu bisa ditindaklanjuti, satu lainnya masih proses,” imbuhnya.
Ketika disinggung terkait temuan tentang politik uang dalam pemberian hadiah saat kampanye. Hal ini masih ditelusuri pihak Bawaslu Kota Batu seperti penyerahan hadiah bahan kampanye berupa kain atau kerudung, dan disertai uang tunai.
Baca Juga :PT KAI Daop 7 Madiun Gelar Geometri di Jalur Blitar
“Terkait temuan lainnya juga ada pembagian program (dari tim salah satu paslon), politik uang, pembagian sembako. Temuan ini dikirim ke kami melalui pesan WhatsApp, saat ini masih ditelusuri,” pungkasnya.



















