Jombang, SEJAHTERA.CO – Musibah kebakaran yang melanda Pasar Kliwon Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Jumat (9/5/2025), mendapat perhatian serius dari wakil rakyat.
Baca Juga :Belasan Jemaah Yasinan Blitar Keracunan
Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang, Muhammad Ishomuddin Haidar, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang untuk segera turun tangan menangani dampak kebakaran serta mengevaluasi sistem keamanan pasar secara menyeluruh.
“Saya turut prihatin atas musibah ini. Tentu pemerintah harus gerak cepat dan hadir dalam situasi darurat seperti ini. Para pedagang yang lapaknya terbakar harus mendapat perhatian dan bantuan segera,” ujar Haidar, saat dikonfirmasi Sabtu (10/5/2025).
Ia menambahkan, berdasarkan data awal, hanya ada sekitar 6 hingga 7 lapak yang dilaporkan terbakar. Namun, perkembangan terakhir menunjukkan angka tersebut meningkat tajam. “Data terbaru menyebutkan total 20 lapak pedagang hangus terbakar. Ini harus menjadi perhatian serius,” ungkapnya.
Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menyatakan mendukung penuh segala bentuk kebijakan yang diambil pemerintah daerah demi pemulihan pasar dan penguatan ekonomi rakyat. Ia mendorong adanya pendataan cepat, pemetaan kebutuhan, serta penganggaran untuk membangun kembali pasar yang terbakar.
Baca Juga :Mengaku Polisi Jombang, Oknum Minta Biaya Investigasi Kebakaran Pasar
“Langkah cepat sangat penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak lumpuh terlalu lama. Pasar adalah pusat perputaran ekonomi rakyat, maka harus segera dipulihkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Haidar menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di pasar-pasar tradisional. Instalasi listrik yang tidak standar serta minimnya alat pemadam kebakaran dinilai menjadi celah besar dalam sistem pengamanan.
“Pemerintah harus melakukan audit keamanan di seluruh pasar rakyat. Instalasi listrik harus sesuai standar, dan alat pemadam kebakaran harus tersedia dan siap digunakan. Jangan sampai kejadian serupa terulang,” tegasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada petugas Pemadam Kebakaran (PMK) yang telah berjibaku memadamkan api dan mencegah api meluas ke bagian pasar lain.
“Petugas pemadam layak diapresiasi. Mereka bekerja cepat dan tanggap. Tapi ini harus jadi pelajaran bagi kita semua, bahwa mitigasi itu kunci,” ujar Haidar.
Sebelumnya, kebakaran hebat melanda Pasar Kliwon Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, pada Jumat sore (9/5/2025). Kepala Desa Mojoduwur, Imam Baihaki, mengatakan kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.00 WIB.



















