Jombang, SEJAHTERA.CO – Misteri kematian Tri Retno Jumilah (62), perempuan lansia yang ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, semakin mengerucut.
Suami sirinya, berinisial P, menghilang dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. Polisi kini memfokuskan penyelidikan untuk melacak P yang diduga memiliki informasi penting terkait peristiwa tersebut.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengatakan pihaknya telah mengumpulkan keterangan dari keluarga dan tetangga. Dari informasi yang dihimpun, korban dan P disebut sering terlibat pertengkaran.
Baca Juga :Ibu di Mojoagung Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah, Suami Sambung Menghilang
“Dari keterangan keluarga hingga tetangga korban, memang kerap ada pertengkaran antara keduanya,” ujar AKP Dimas Robin, Jumat (14/11/2025).
Warga juga menyebut P tidak memiliki pekerjaan dan menderita diabetes delapan bulan terakhir. Sementara korban menjadi tulang punggung keluarga dengan mengelola warung kecil di rumahnya. Keduanya menikah siri sekitar 2016 dan tinggal di rumah milik korban selama dua tahun terakhir.
Polisi menduga P membawa kabur sepeda motor milik korban. Adapun perhiasan dan uang masih ditemukan utuh di lokasi.
“Barang bukti seperti selimut, bantal, dan pakaian sudah kami amankan. Untuk benda yang digunakan pelaku, kami masih menunggu perkembangan pemeriksaan lanjutan,” jelas AKP Dimas.
Saat ini, kepolisian memprioritaskan pencarian P untuk dimintai keterangan dan memastikan perannya dalam kasus tersebut.
Baca Juga :Hasil Autopsi Tri Retno: Banyak Luka Kekerasan, Polisi Sebut Kematian Tidak Wajar
“Kami fokus menelusuri keberadaan suami sirinya dulu. Semua temuan baru nanti akan kami sampaikan,” pungkasnya.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan membusuk pada Kamis siang (13/11/2025), tertutup bantal dan selimut, setelah anaknya mencium bau menyengat dan mendobrak pintu belakang rumah. Indikasi awal dan hasil olah TKP menguatkan dugaan bahwa korban meninggal secara tidak wajar.



















