Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Setelah dihentikan kurang lebih selama dua pekan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo kembali digelar.
Ini setelah syarat administrasi untuk MBG yang dibebankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) telah rampung diselesaikan.
Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Inf. Dwi Soerjono mengatakan, program MBG yang sebelumnya berhenti sementara sejak tanggal 19 Mei 2025 lalu kembali dilaksanakan pada Rabu (28/5/2025) kemarin.
“Sudah mulai kembali, mulai Rabu kemarin sudah mulai dilaksanakan kembali,” ungkap Letkol Inf. Dwi Soerjono, Senin (2/6/2025).
Baca Juga :Jelang Hari Raya Kurban, Perajin Besek di Jombang Banjir Pesanan
Dandim juga mengatakan jika dapur MBG di bawah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) itu saat ini mengcover sebanyak 2.697 siswa yang terdiri dari 16 sekolah mulai, jenjang TK hingga SMP termasuk Posyandu. Dalam pelaksanaan saat ini ada penambahan dua orang siswa.
“Ada tambahan dua orang siswa, karena pindah sekolah. Ya tetap kami berikan MBG yang penting masuk dalam sekolah yang mendapat MBG,” tegasnya.
Pihaknya mengakui selama pelaksanaan MBG ada sejumlah evaluasi terutama dari para siswa. Sebab mayoritas siswa mengaku bosan dengan menu yang diberikan serta perlu inovasi dari segi pengolahan makanan.
“Karena beberapa kali banyak ditemukan sisa lauk yang tidak habis. Ya nanti kepala dapur akan berinovasi terkait menu yang disajikan,” imbuhnya.
Baca Juga :Kasat Reskrim dan Kasat Binmas Polres Batu Resmi Dimutasi, ini Penggantinya
Namun menurutnya inovasi yang dilakukan harus memenuhi komposisi pedoman gizi seimbang meliputi karbohidrat, sumber protein vitamin, sayuran serta ditambah dengan susu.
“Dalam satu piring yang diberikan para siswa harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna,” pungkas Dandim 0802/Ponorogo.



















