Blitar, SEJAHTERA.CO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar mengimbau warga, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, intensitas hujan deras masih melanda sejumlah wilayah.
Baca juga:Dampak Insiden Bekasi Timur Sejumlah KA yang Berhenti di Stasiun Blitar Alami Kelambatan Tinggi
Di Kabupaten Blitar, terdapat beberapa kecamatan dengan kondisi geografis berbukit, di antaranya Kecamatan Gandusari, Nglegok, hingga Garum yang berdekatan dengan Gunung Kelud. Selain itu, wilayah Kecamatan Doko hingga Selorejo juga masuk dalam kategori rawan.
“Karena masih ada hujan, kami minta untuk waspada. Kami BPBD juga terus siaga. Ketika ada laporan kejadian, langsung turun ke lapangan. Dan yang lebih penting lagi mitigasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan catatan BPBD, dalam sepekan terakhir terjadi laporan tanah longsor, tepatnya pada Kamis (30/4/2026) pukul 17.30 WIB. Lokasi longsor berada di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, serta di RT 03 RW 01, Dusun Pucuk Dawung, Desa Semen, Kecamatan Gandusari.
Kronologi kejadian bermula saat hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Blitar sejak siang hingga sore hari, yang menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan memicu longsor di dua lokasi tersebut.
“Titik pertama terjadi di Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, yang mengakibatkan material longsoran menutup akses jalan antar desa dengan lebar kurang lebih 4 meter dan panjang terdampak sekitar 30 meter,” jelasnya.
Sementara itu, titik kedua terjadi di RT 03 RW 01, Dusun Pucuk Dawung, Desa Semen, Kecamatan Gandusari, tepatnya di sekitar rumah warga. Longsoran menutup akses jalan lingkungan dengan lebar sekitar 4 meter dan panjang terdampak sekitar 15 meter.
Material longsoran berupa tanah dan lumpur sempat menghambat akses transportasi masyarakat di kedua lokasi.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan antar desa di Desa Sumberurip dan jalan lingkungan di Desa Semen sempat tidak dapat dilalui, sehingga aktivitas masyarakat terganggu sementara waktu.
“Petugas bersama tim gabungan langsung melakukan kerja bakti membersihkan material longsor hingga akses jalan kembali dapat dilalui. Penanganan di kedua lokasi telah selesai dilaksanakan,” pungkasnya.
Baca juga:Antisipasi El Nino, Pemkab Blitar Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Saat ini, akses jalan di kedua lokasi telah kembali normal dan dapat digunakan oleh masyarakat.



















