Kediri, SEJAHTERA.CO – Musim perubahan cuaca ekstrem saat ini menjadi catatan tersendiri bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri.
Secara khusus BPBD Kabupaten Kediri menyiapkan sarana dan prasarana peralatan dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Kediri, mengingat pada Agustus ini ada hujan deras bercampur angin kencang.
Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri mengatakan, peralatan yang disiapkan saat ini adalah
peralatan evakuasi, seperti perahu karet dan rescue truck.
Selain itu, peralatan komunikasi, seperti radio dan telepon satelit, peralatan pendukung, seperti genset dan lampu darurat, serta peralatan tanggap darurat, seperti tenda, gergaji dan selimut.
Baca Juga :Di Kamar Kos Perempuan Dihabisi Kekasih Ada Narkoba, Sempat Bersenggama Sebelum Dihabisi
Joko menambahkan, dalam penanggulangan kebencanaan ini BPBD koordinasi lintas instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinkes Kabupaten Kediri, PUPR, TNI dan Polri.
Ini untuk memastikan sebagai bentuk kesiapan dalam penanggulangan kebencanaan di Kabupaten Kediri.
“Sinergi ini lintas instansi ini untuk memudahkan penanganan jika terjadi kebencanaan. Kita juga bersama sama memantau kondisi pohon dan ranting rawan patah dan tumbang. Karena seringnya angin kencang saat musim hujan tiba,” ujarnya, Jumat (22/8/2025).
BPBD saat ini melakukan pemetaan wilayah rawan pohon tumbang saat hujan deras dan angin kencang. Wilayah pohon rawan tumbang di Plosoklaten, Ringinrejo, Purwoasri, Ngancar, Kras, Pare Papar, dan Kecamatan Kunjang.



















