BLITAR, SEJAHTERA.CO – Bupati Blitar Rijanto meninjau langsung pengerjaan proyek pembangunan jalan yang menghubungkan Desa Candirejo dan Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok, Kamis (24/9/2026). Inspeksi mendadak (sidak) tersebut dilakukan untuk memastikan pengerjaan salah satu proyek infrastruktur strategis Pemkab Blitar tahun 2026 berjalan sesuai perencanaan.
Baca juga:Mengidap Stroke, PNS di Nglegok Blitar Ditemukan Meninggal Terkurap di Saluran Irigasi Sawah
Rijanto menyampaikan bahwa ruas jalan Candirejo–Sidorejo selama ini menjadi perhatian serius Pemkab Blitar lantaran kerap rusak parah, terutama saat musim hujan. Kerusakan tersebut dipicu oleh tingginya mobilitas truk bermuatan pasir yang melintas melebihi kapasitas jalan.
“Sidak ini bertujuan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan. Alhamdulillah, progresnya sesuai jadwal dan berjalan baik,” kata Rijanto di lokasi peninjauan, Kamis (24/9/2026).
Menanggapi keluhan dan protes warga terkait penanganan jalan yang dinilai lambat, Rijanto meminta masyarakat untuk memahami tahapan dan keterbatasan anggaran daerah. Menurutnya, perbaikan jalan tidak bisa dilakukan secara instan karena harus melalui proses perencanaan, penganggaran, hingga lelang.
“Pemkab harus memilah dan memilih proyek mana yang menjadi prioritas karena keterbatasan anggaran. Jadi tidak bisa begitu diprotes langsung selesai hari itu juga, ada proses yang harus dilalui,” jelasnya.
Selain di Kecamatan Ponggok, Pemkab Blitar tahun ini juga merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum. Rijanto berharap perbaikan akses jalan ini dapat memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pembangunan ruas jalan Candirejo–Sidorejo dikerjakan dengan kombinasi konstruksi betonisasi sepanjang 1.450 meter dan pengaspalan hotmix sepanjang 1.400 meter. Total panjang jalan yang dibangun mencapai 2,85 kilometer dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.



















