Kediri, SEJAHTERA.CO – Kerja cepat dan sat-set dilakukan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri. Tanggul Sungai Bendomongal di Desa Bakalan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri yang jebol selesai diperbaiki, Rabu (13/11/2024) siang.
Baca Juga :Anas Urbaningrum: Kota Blitar Butuh Pemimpin Anak Muda dan Energi Baru
Dengan maksud untuk penguatan dinding tebing tanggul Sungai Bendomongal agar tidak tergerus air saat air meluap dan tidak meluber ke rumah warga yang berjarak 10 meter dari rumah warga, tanggul yang rusak tersebut lebar 10 meter tebal 3 meter dan tinggi 3 meter dari dasar sungai.
Stefanus Joko Sukrisno Kepala BPBD Kabupaten Kediri mengatakan, percepatan perbaikan tanggul Sungai Bendomongal selebar 10 meter ini agar tidak jebol lagi. Tahun sebelumnya tanggul ini pernah jebol dalam kasus yang sama saat air meluap dan menggenangi rumah warga.
Baca Juga :Polisi Sahabat Anak, Polsek Kandat Kenalkan Tugas Polisi Sejak Dini
“Harus secepatnya diperbaiki agar tanggul tidak jebol. Kita gunakan 7 sesek bambu, 750 karung goni isi pasir, 2 terpal dan 14 pathok bambu. Di baratnya yang jebol ini tanggul juga kita pantau dan perlu perbaikan,” katanya.
Ditambahkan Joko, penguatan tanggul ini bisa jadi berikutnya akan semakin dipertebal agar lebih kokoh lagi. Seperti yang sudah diberitakan, tanggul Sungai Bendomongal di Desa Bakalan Grogol jebol Senin (11/11/2024) malam.
Baca Juga :Memasuki Musim Penghujan, Dinas Perkim Kabupaten Kediri Cek PJU
Hal ini disebabkan Dam tersumbat sampah dan air tak mengalir lancar.
Akibat tanggul jebol air mengalir deras dan menyebabkan 22 rumah rusak dan empat terparah.



















