Kediri, SEJAHTERA.CO – Jawa Timur saat ini memasuki peralihan musim hujan ke kemarau. Hal ini juga terdampak di wilayah Kabupaten Kediri, berakibat cuaca panas mulai terasa pukul 08.30 hingga pukul 15.00.
Saat masa musim peralihan biasanya terjadi perubahan cuaca yang cepat dan diperkirakan bulan April 2026, Kabupaten Kediri sudah memasuki musim kemarau.
Stefanus Joko Sukrisno Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri mengimbau warga Kabupaten Kediri untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca panas ini dan sesekali masih terjadi hujan bercampur angin dan petir.
Pengurangan resiko kebencanaan tetap dikedepankan agar keluarga aman.
Baca Juga :Persik Kediri Liburkan Tim Sampai Selesai Lebaran, Pemain Diberikan Program Latihan Mandiri
“Jangan anggap remeh kondisi cuaca yang cepat berubah ini. Perlunya keselamatan diri dijaga dan jangan abaikan kesehatan. Jika daya tahan tubuh kurang sehat bisa jadi sakit,” katanya, Jumat (13/3/2026).
“Tim kami mulai petakan wilayah Kabupaten Kediri yang rawan karhutla atau kebakaran permukiman saat musim kemarau,” katanya lagi.
Joko berharap warga bisa gunakan pelindung diri agar tidak terpapar sinar UV langsung yang bisa menyebabkan dehidrasi saat sedang berpuasa.
Cuaca panas bisa sebabkan daya tahan tubuh melemah dan lebih baik jaga kesehatan diri saat puasa di cuaca panas.



















