Kediri, SEJAHTERA.CO – Bertempat di ruang Kilisuci Pemkab Kediri, Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa membuka aktifasi kreatif dari karya ke karir.
Kegiatan ini sinergi dengan Asosiasi Perfilman Kediri, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Pemkab Kediri. Hadir di kegiatan ini Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Ragil Joko Saputro, dan perwakilan dari Kemenkraf RI.
Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa mengatakan berharap sub sektor di bidang film ini bisa tingkatkan investasi. Kontribusi industri layanan Rp2,9 triliun.
Tantangan dalam tahun ke depan adalah perlu adanya sumber daya manusia di bidang perfilman yang memiliki daya saing dan kompetensi tinggi.
Baca Juga :Walikota Nurochman Minta Tenaga Kesehatan Profesional dan Ramah dalam Melayani Masyarakat
“Karenanya perlu membangun daya saing untuk bidang film utamanya di Kabupaten Kediri. Selama ini Kabupaten Kediri miliki potensi lebih di bidang karya film dan harus digali maksimal,” kata Mbak Dewi.
Dandim 0809 Letkol Ragil mengapresiasi kegiatan ini untuk kemajuan insan perfilman di Kabupaten Kediri. Selaku pembina insan film Kediri ke depannya insan film di Kabupaten Kediri bisa semakin kreatif dan industri film bertambah maju.
“Harus semakin kreatif dan berani berkarya dengan total dalam menggali inspirasi dan kreasi di Kabupaten Kediri. Terlebih dari insan film ini masih muda dan tentunya lebih kreatif,” ujarnya.
Doni Setiawan Direktur Televisi, film dan Vidio Kementerian Kominfo RI mengatakan industri film saat ini berkembang pesat dan masuk industri kreatif.
Kreator film saat ini cukup tinggi dan banyak produksi film yang berkualitas. Di Kediri sangat berpotensi berkembang dan memiliki daya saing.
Baca Juga :Revitalisasi Gedung SR di Ponorogo Dikebut Jelang Digunakan Pada 14 Juli Mendatang
“Sangat kami dorong pertumbuhan film dan insan kreator film di Kabupaten Kediri. Karena ini menguntungkan untuk industri film dalam perkembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Kediri,” jelasnya. (bak)



















