Kediri, SEJAHTERA.CO – Pelaksanaan gelar inovasi teknologi (Gertek) Pertanian 2025 di Desa Blawe Kecamatan Purwoasri jadi perhatian tersendiri DPRD Kabupaten Kediri.
Gertek selama ini menjadi pilihan petani Kabupaten Kediri untuk menambah wawasan keilmuan tentang pertanian secara mendalam.
Baca Juga :Bhabinkamtibmas Kaliombo Dampingi Tim Penilai Lomba Zero Waste DLHKP Kota Kediri
Sulistyo Budi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri berharap kepada petani di Kabupaten Kediri untuk ikut belajar di even akbar tahunan seperti tahun ini, dan digelar Dispertabun Kabupaten Kediri.
“Kita dorong petani Kediri ikut di kegiatan Gertek agar petani Kabupaten Kediri semakin maju. Banyak pakar di Gertek 2025 ini dan bisa diikuti mendalam. Terlebih ada percontohan aneka tanaman yang bisa menjadi pembelajaran petani,” katanya, Rabu (307/2025).
Budi menambahkan, inovasi di bidang pertanian dinilai semakin maju dan terbukti adanya temuan tebu varietas Panjalu I oleh petani Kabupaten Kediri, dan sudah mendapatkan SK dari Kementan RI untuk level nasional.
Baca Juga :Empat Pemain Persik Kediri Cedera, Satu Pemain Belum Dipastikan Tampil di Laga Perdana
“Ini pembuktian secara nasional bahwa petani Kabupaten Kediri memiliki daya saing,” katanya lagi.
“Harus lebih inovatif dan produktif lagi untuk lebih meningkatkan capaian produksi setiap tahun. Perlu diingat Kabupaten Kediri merupakan bagian lumbung pangan nasional dan terbesar di Jatim,” ujarnya.



















