Kediri, SEJAHTERA.CO – Selama seminggu sebanyak 15.700 siswa SD dari 650 lembaga di Kabupaten Kediri ikuti tes kemampuan akademik (TKA) tahun 2026.
Terkait hal ini Sulistio Budi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri mengapresiasi kebijakan
TKA pada siswa.
Budi berharap adanya TKA ini peningkatan capaian prestasi setiap tahunnya harus ada. Karenanya guru harus bisa memacu siswanya miliki prestasi dan prestise tinggi di sekolah.
Budi menilai, TKA sangat relevan dan tepat sasaran, sebagai alat ukur objektif untuk menilai hasil belajar siswa, melengkapi kekurangan yang ada setelah dihapusnya Ujian Nasional.
Dia juga berharap ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh sekolah dan didukung penuh oleh komite sekolah, terutama dalam penyediaan sarana prasarana pendukung terlaksananya TKA ini.
“Dari kami ada beberapa catatan agar persiapan sarpras lebih baik lagi, diantaranya sistemnya bisa diperbaiki lagi, sehingga teknis di lapangan bisa lebih baik dan tidak terjadi crowded,” katanya.
“Informasi terkait dengan regulasi kepengawasan, dari pusat ke dinas lalu dinas ke satuan pendidikan, lebih diperbaiki,” katanya lagi.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) Kabupaten Kediri ini menambahkan, bagi sekolah yang update info terbaru akan mudah, tapi bagi sekolah yang minim informasi tentu akan cukup menyulitkan. Karena perlu informasi yang lebih gencar lagi.
“Terkait dengan tindak lanjut hasil TKA, barangkali perlu dibuat rekomendasi yg lebih spesifik, sehingga orang tua siswa benar-benar mengetahui potensi dan keunggulan putra putrinya,” imbuhnya.



















