Kediri, SEJAHTERA.CO– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kediri bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri menggelar Sosialisasi Pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), di Ruang Tegowangi.
Kegiatan sosialisasi pembentukan SSK ini diikuti oleh ratusan kepala SD dan MI se-Kabupaten Kediri, Rabu (9/7/2025).
Program ini merupakan langkah strategis membangun kesadaran kependudukan sejak dini melalui jalur pendidikan formal.
Sekolah didorong menjadi agen perubahan dalam menyebarkan nilai-nilai ketahanan keluarga, perencanaan kehidupan, dan kepedulian terhadap isu demografi.
Baca Juga :Kebakaran di Jalan Halim Perdana Kusuma Kediri Kerugian Capai Rp75 Juta
Drs. Bambang Hastobroto, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A, menyampaikan bahwa SSK adalah fondasi penting dalam mencetak generasi berkualitas.
“Melalui SSK, peserta didik dibekali kesadaran tentang pentingnya pengendalian penduduk dan peran mereka dalam pembangunan berkelanjutan. Ini investasi jangka panjang,” tegasnya.
Sekretaris DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Nono Soekardi, S.H., M.M., menambahkan, pembentukan SSK merupakan sinergi nyata antara sektor pendidikan dan kependudukan dalam menjawab tantangan era bonus demografi.
Selain itu, Kepala Bidang Keluarga Sejahtera, Riffa Hanidah, turut menekankan pentingnya peran sekolah dalam memperkuat ketahanan keluarga.
“Sekolah tidak hanya mendidik secara akademik, tapi juga membentuk karakter dan kesadaran sosial anak,” ujarnya.
Baca Juga :Anugerah Lingkungan Hidup 2025: Wujud Apresiasi Pemkot Batu bagi Para Pejuang Zero Waste
Materi teknis disampaikan Annisa Hayyu dari DP2KBP3A, dan Novi Angraini dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, yang menegaskan komitmen penuh terhadap pelaksanaan program ini di seluruh satuan pendidikan dasar.
Syahrul Munir perwakilan dari MIN 3 Kediri, sebagai peserta, mengapresiasi kegiatan ini.
“Program ini sangat penting. Pengawasan terhadap anak sejak dini harus menjadi tanggung jawab bersama antara sekolah dan orang tua,” tandasnya.
Baca Juga :Anugerah Lingkungan Hidup 2025: Wujud Apresiasi Pemkot Batu bagi Para Pejuang Zero Waste
Sosialisasi ini menjadi tonggak awal penguatan pendidikan kependudukan di Kabupaten Kediri dalam rangka membangun generasi emas yang berdaya saing dan berwawasan masa depan.



















