Blitar, SEJAHTERA.CO – Rapat paripurna agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi momen untuk menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme. Itu diwujudkan dengan menggelar aksi bagi-bagi bendera merah putih kepada pengendara.
Baca Juga :Mas Dhito Doakan Paskibraka Kabupaten Kediri Sukses Kibarkan Merah Putih
Bagi-bagi bendera di timur kantor DPRD Kota Blitar. Seluruh anggota dewan dan forkopimda mendatangi pengendara yang sedang menunggu pergantian lampu lalulintas. Dengan ramah anggota dewan menyodorkan bendera merah putih bersih yang dibungkus plastik.
Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim mengatakan agenda bagi-bagi bendera merah putih sudah menjadi kegiatan rutin dewan.
Selain menyambut HUT ke-80 Kemerdekaan RI, juga menumbuhkan cinta tanah air. Termasuk memupuk nasionalisme dan patriotisme di masyarakat.
“Kami percaya warga Kota Blitar nasionalismenya kuat. Maka dari itu, kami ingin memupuk dengan lebih baik lagi dengan memberikan bendera merah putih. Kota Blitar Bumi Bung Karno,” katanya, Jumat (15/8/2025).
Usai bagi-bagi bendera, para anggota dewan dan forkopimda rapat paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Rapat dihadiri Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, Wakil Wali Kota Blitar Elim Tyu Samba, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Hendra Sukmana, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, para anggota dewan dan para pegawai di lingkup Pemkot Blitar.
Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim didampingi dua wakilnya, Adi Santoso dan M. Hardita Magdi. Dewan pun siap dukung program nasional.
Acara berlangsung khidmat. Para undangan mengikuti rangkaian rapat paripurna dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta dan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto yang disampaikan secara virtual.
Pada pukul 13.30, atau pada hari yang sama, DPRD Kota Blitar juga menggelar rapat paripurna Penetapan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Kota Blitar Tahun Anggaran 2025.
Selain juga diselingi pandangan akhir dari fraksi-fraksi terkait perubahan anggaran keuangan (PAK) tersebut. Sebanyak 25 anggota DPRD menyepakati hasil perubahan dan meminta Pemkot Blitar untuk menjalankan sejumlah program pada perubahan tersebut.



















