Kediri, SEJAHTERA.CO – Bersinergi dengan pembudidaya lele di Kediri Raya, Pemkab Kediri dalam hal ini Dinas Perikanan Kabupaten Kediri kembali gelar Kediri Aquatic dan Kontes Ageng-agengan Lele 2025.
Even tahunan ini digelar mulai Sabtu (19/7/2025) dan berakhir Minggu (20/7/2025) di Hall Convention Center (HCC) Simpang Lima Gumul (SLG).
H. Nur Hafid Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri mengatakan, kontes ini diikuti 64 peserta dari Kediri Raya bahkan peserta ada yang datang dari Nganjuk.
Ini pembuktian, kontes ini menjadi even yang kompetitif sehat bagi pembudidaya lele di Kabupaten Kediri.
“Untuk kontes ini peserta bertambah dan ikan lele yang diikutkan cukup bervariatif dari bibit dan panjangnya, bahkan panjang ada 90 centimeter, dan berat 6 kilogram lebih,” ujar Nur Hafid, Minggu (20/7/2025).
“Jika benih ikan lele baik maka pertumbuhanya juga sehat dan bagus. Yang utama perawatanya dan pemeliharaan dari awal hingga besar,” sambungnya.
Dijelaskan Hafid, produksi lele di Kabupaten Kediri capaiannya semakin tinggi setiap tahunnya. Lele memiliki kandungan gizi tinggi dan bisa diolah dengan beragam varian masakan agar banyak yang menyukainya. Tidak sekadar digoreng atau dibakar.
Baca Juga :Minggu Akhir Bulan Suro, Komunitas SDN di Nganjuk Santuni Anak Yatim
“Kita gelar juga gemar makan ikan (gemarikan) dengan menghadirkan 150 siswa SMP Negeri 2 Ngasem saat hari pertama pembukaan oleh Mbak Wabup Dewi. Kita ajak pelajar makan ikan lele dengan beragam varian ini untuk makanan tambahan dengan nilai gizi tinggi bagi siswa,” katanya.



















