Festival Seni Balai Pemuda Berlangsung Meriah, Sejumlah Pelukis “Gelo” Walikota Batal Hadir

Festival Seni Balai Pemuda Berlangsung Meriah, Sejumlah Pelukis "Gelo" Walikota Batal Hadir

Surabaya, SEJAHTERA.CO – Festival Seni Balai Pemuda (FSBP) kali pertama telah dibuka, Jumat (6/10) dan ditutup pada Minggu (15/10). Pembukaannya dijadwalkan Walikota Eri Cahyadi tapi berhalangan hadir.

Ketidakhadiran Walikota Surabaya untuk membuka Festival Seni Balai Pemuda di Kompleks Balai Pemuda Surabaya saat itu karena menerima tamu mendadak dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Meski Walikota Eri Cahyadi tidak hadir, namun Festival Seni Balai Pemuda tetap jalan dengan pengunjungnya yang meriah. Sesuai rencana, setelah pembukaan dilanjutkan meninjau bursa lukisan dan dilanjutkan acara melukis On The Spot (OTS).

Read More

Melukis OTS ini di Festival Seni Balai Pemuda ini rencananya menghadirkan bintang tamu atau modelnya adalah Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

Dengan model Walikota Eri Cahyadi, diharapkan Festival Seni Balai Pemuda greget dan pas dengan bintang tamunya. Karena memang banyak yang ingin melukis walikota.

Namun karena Walikota Surabaya batal hadir di Festival Seni Balai Pemuda, modelnya digantikan oleh perwakilan dari Kedubes Australia yang mestinya dia sebagai tamu.

“Yo… gelo tapi yo yok opo maneh ? (ya sedih tapi bagaimana lagi) Pak Wali sedang menerima tamu dari Kemendagri, ya melukis OTS jalan terus,” kata Koordinator OTS, Muit Arsa, Jumat (6/10) malam.

Ajang OTS yang dimulai pukul 16.00 berakhir hingga pukul 21.00. Namun ada juga pelukis yang begitu terampil, dapat menyelesaikan karya dengan cepat.

Dengan begitu, model yang dilukisnya dapat melihat langsung karya dari perseta OTS yang datang tidak hanya dari Surabaya tapi dari beberapa kota di Jawa Timur hingga Solo, Yogyakarta, Bandung hingga Bali.

“Jadi ya eman rasanya kalau Pak Wali berhalangan hadir. Para peserta banyak yang ingin melukis Pak Wali,” ujar Muit Arsa yang sabar menunggu peserta OTS hingga pukul 21.00 ini.

Sementara itu, setelah pembukaan Festival Seni Balai Pemuda dilanjutkan tampilan hari kedua kelompok teater pada Sabtu (7/10/2023) pukul 19.00 secara gratis.

Penampilnya adalah Winarto Ekram dari Kota Batu dengan lakon Pengakuan Rahwana. Pentasnya di halaman timur Balai Pemuda Surabaya. Selesai pentas dilanjutkan dengan diskusi atau bedah pertunjukan.

Kenapa Festival Seni Balai Pemuda? Ya…Balai Pemuda pernah menjadi pusat kesenian di Surabaya. Nama-nama besar dalam bidang musik muncul seperti Gombloh, Leo Kristi, Franky Sahilatua dan Jean Sahilatua. Kemudian Naniel yang tergabung dalam kelompok musik Swami dan semuanya sudah almarhum.

Dalam proses kreatif sebagai musisi dan pencipta lagu banyak dilakukan atau bisa disebut lahir dari Balai Pemuda.

Di bidang teater ada almarhum Basuki Rahmad yang dikenal dengan karyanya Darmo Darmi. Akhudiat, Hari Matrais dan Sam Abede Pareno yang heboh dengan gagasan drama kolosal “Surabaya 1945” di kawasan Tugu Pahlawan.

Lalu di bidang seni lukis tercatat sederet nama besar seperti Amang Rahman, Daryono, Krishna Mustadjab, OH Supono, Rudi Isbandi, Gatot Soesilo, Tedja Suminar, Rustamadji dan lainnya.

Penasaran dengan Festival Seni Balai Pemuda?, ayo datang berbondong-bondong dan saksikan pameran, bursa dan pentas seni yang lainnya.(gim)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *