Kediri, SEJAHTERA.CO – Ibarat pasukan Spartan yang dipimpin Leonidas dalam film 300, atlet-atlet Kota Kediri menunjukkan daya juang luar biasa di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025. Meski hanya mengirim 383 atlet dan memiliki anggaran paling kecil dibanding kontingen besar lainnya, mereka tetap tampil membanggakan.
Baca Juga :Keyza Marwa, Atlet Selam Kediri Sabet Perunggu di 3.000 Meter Selam Karangkates
Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko menyebut, pencapaian ini sebagai bukti efektivitas pembinaan yang dilakukan KONI selama ini.
“Kami bersyukur. Hasil di Porprov ini adalah bukti nyata dari pembinaan yang dilakukan KONI Kota Kediri. Efisiensi antara jumlah atlet dan anggaran ternyata bisa berbuah prestasi,” ungkap Koko, Senin (7/7/2025).
Sebagai perbandingan, Kota Surabaya sebagai juara umum mengirim 1.583 atlet dengan anggaran sekitar Rp 25 miliar. Kota Malang (1.315 atlet) dan Kabupaten Malang (1.059 atlet) juga mendapat dukungan anggaran masing-masing Rp 25 miliar dan Rp 24 miliar. Sementara Kabupaten Sidoarjo (peringkat 3) mengirim 1.319 atlet dengan anggaran Rp 16,5 miliar. Kota Kediri datang di Porprov Jatim 2025 dengan anggaran Rp 10 miliar.
Koko menyampaikan, perjuangan para atlet semakin lengkap dengan hadirnya dukungan langsung dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, serta jajaran Forkopimda.
Baca Juga :Pencurian Mesin Diesel Teror Petani di Jombang, Empat Unit Raib Sekaligus dalam Semalam
“Kami sangat senang, perjuangan atlet diapresiasi langsung oleh Mbak Vinanda dan jajaran Forkopimda. Ini jadi penyemangat luar biasa,” imbuhnya.
Tak hanya itu, Koko juga menyatakan keterbukaan terhadap masukan demi kemajuan olahraga di Kota Kediri. Evaluasi terhadap tiap cabang olahraga akan dilakukan untuk mengoptimalkan pembinaan ke depan.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mengungkapkan, kebanggaannya saat meninjau pertandingan cabang olahraga angkat berat di Sasana Krida Universitas Negeri Malang, 3 Juli lalu.
“Ini luar biasa. Kota Kediri bisa jadi kota atlet. Jumlah atlet kita memang tidak banyak, tapi mereka adalah atlet-atlet berkualitas,” tegas Vinanda.
Ia juga mengingatkan para atlet untuk terus menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat juang dalam setiap kompetisi.



















