Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Tingginya angka perceraian dikalangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Bringinan, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo mengeluarkan inovasi ‘Gembok Katresnan’.
Gembok Katresnan merupakan wadah untuk mengikat janji dalam menjaga rumah tangga ketika salah satu pergi merantau ke luar negeri. Pemasangan gembok dilakukan pasangan sebagai bentuk komitmen menjaga hubungan rumah tangga.
“Memang bentuknya gembok dan kunci, setiap pasangan wajib memasang di kantor kepala desa agar selalu ingat pasangannya,” ungkap Barno, kepala Desa Bringinan. Rabu (11/6/2025).
Dirinya mengatakan sebelumnya telah membuat peraturan desa (Perdes) pelindungan PMI 2019.
Baca Juga :Pemda Jombang Kunjungi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat
Dimana dalam isi perdes tersebut di antaranya bagaimana kepengurusan PMI jika meninggal dunia dan lain-lain. Kemudian di tahun 2024 diluncurkan peraturan kepala desa (Perkades) tentang Gembok Katresnan itu.
“Bagaimana mereka izin ke lurah untuk berangkat ke luar negeri. Di situ juga ditanya, apakah mereka bisa bertahan dengan janji suci pernikahannya. Lalu dicatat di buku registrasi,” ujarnya.
Dari data Desa Bringinan, setidaknya 75 persen warganya bekerja sebagai PMI. Dimana hingga 2024 sudah ada 8 Gembok Katresnan yang terpasang dengan negara tujuan Taiwan, Hongkong, Korea Selatan hingga Turki. Pun, munculnya Gembok Ketresnan itu berawal dari keprihatinan angka perceraian. Sejak ia menjabat sebagai kepala desa 2013 lalu sudah ada 13 pasangan yang bercerai.
“Dari 13 pasangan bercerai itu, 9 di antaranya adalah PMI (Pekerja Migran Indonesia) kan tinggi itu. Makanya ada Gembok Ketresnan ini,” paparnya.
Baca Juga :Arus Lalu Lintas Dialihkan Selama Kirab Budaya Boyong Natapraja Nganjuk
Sementara itu, Siti Aminah dan Toni salah satu pasangan yang akan bekerja ke Taiwan menyambut baik inovasi tersebut. Sebelum memasang gembok keduanya diwawancarai oleh perangkat desa dan kepala desa.
Setelah berkas disetujui oleh Kepala Desa Bringinan, Barno. Pasangan ini memasang gembok ketresnan.
“Insyallah saya harus ingat dengan janji kepada suami kepada keluarga kepada Gusti Allah. Disana niatnya kerja,” ujar Siti Aminah.



















