Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Kedamaian warga sekitar Jalan Pattimura Nomor 32 Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek, Kabupaten Trenggalek mendadak riuh. Musababnya, rumah Darsono, seorang warga setempat kedatangan tamu tak diundang yang membuat lingkungan sekitarnya gusar. Alhasil, petugas pemadam pun sampai turun tangan.
Peristiwa itu terjadi Minggu (7/1) siang. Tiba-tiba suasana damai di lingkungan itu mendadak riuh saat seekor ular piton sepanjang 1,5 meter bertamu ke rumah Darsono.
Ular yang terkenal memiliki lilitan mematikan itu tiba-tiba langsung menyelonong masuk ke kandang ternak milik Darsono.
Untungnya kedatangan ular itu diketahui oleh pemilik rumah. Dia mengetahui setelah mengamati suara berisik tak seperti biasanya hewan ternak miliknya.
Alangkah terkejutnya saat dia melihat seekor ular piton hendak memangsa ternak miliknya. Bahkan ular itu sudah berada diantara beberapa hewan ternak miliknya.
“Ular itu dievakuasi dari kandang ayam,” kata Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Non Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo.
Pemilik ternakpun tak bisa berbuat banyak. Sebab ular itu berukuran besar dan panjang. Apalagi jika sampai menyerang manusia bisa berakibat fatal.
Karena tak mau ambil risiko, Darsono meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Petugas yang mendapatkan laporan itu segera menerjunkan regu Tim Wisanggeni yang memiliki keterampilan khusus soal dunia ular.
“Selang 10 menit ular itu akhirnya bisa dievakuasi dari kandang itu,” imbuhnya.
Laporan animal rescue di Bumi Menak Sopal khususnya ular memang mendominasi, disusul evakuasi sarang tawon vespa affinis. Pada awal tahun hingga saat ini setidaknya petugas pemadam kebakaran telah mengevakuasi tiga ekor ular dan dua sarang tawon vespa affinis.
Sementara tahun kemarin, evakuasi ular menempati urutan pertama dengan jumlah sebanyak 153 evakuasi dari total 264 kegiatan.
“Disusul sarang tawon 94 kegiatan dan lainnya, seperti misalnya enam biawak hingga dua kukang yang dievakuasi dari rumah warga,” pungkasnya.
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Dhita Septiadarma



















