Hiu Tutul Raksasa Mati Terdampar di Pantai Pangi Blitar, Dievakuasi dan Dikubur

Hiu Tutul Raksasa Mati Terdampar di Pantai Pangi Blitar, Dievakuasi dan Dikubur
Kondisi ikan hiu tutul saat kali pertama ditemukan tak bernyawa di pinggir Pantai Pangi.(foto warga )

Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga dan nelayan di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar, digemparkan oleh penemuan seekor hiu tutul raksasa yang terdampar dalam kondisi mati.

Hiu dengan panjang sekitar lima meter itu ditemukan di sela-sela tebing karang, Rabu (16/7/2025) malam, tapi baru bisa dievakuasi dan dikuburkan pada Kamis (17/7/2025) siang.

Informasi yang dihimpun Koran Memo menyebutkan, hiu tutul (Rhincodon typus) itu awalnya ditemukan dalam posisi terjepit di antara batu karang yang terjal.

Read More

Baca Juga :Ribuan Tiang Provider Internet Belum Berizin, Wali Kota Blitar Perintah Segel

Dugaan sementara, ikan raksasa tersebut tersangkut dan tak mampu kembali ke laut hingga akhirnya mati. Namun, ada pula yang memperkirakan, hiu itu sengaja mendekati pantai karena faktor usia dan kondisi kesehatan yang menurun.

Plt. Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blitar, Nofik Hari Subagyo, mengatakan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi begitu mendapat laporan dari warga.

nformasi dari penyuluh perikanan kami teruskan ke aparat dan instansi terkait. Saat kami datang ke lokasi, hiu sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ujarnya.

Karena ukurannya yang besar dan statusnya sebagai satwa laut dilindungi, penanganan bangkai hiu tersebut dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Dinas Peternakan dan Perikanan Blitar juga berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Baca Juga :Fix, Dewa 19 Bakal Tampil di Ponorogo, Catat ini Tanggal Mainnya

“Evakuasi dilakukan cepat karena khawatir bangkai hewan itu dikonsumsi warga. Selain ilegal, daging hiu tutul bisa membahayakan karena berpotensi menyebabkan keracunan atau membawa penyakit,” jelas Nofik.

Proses penguburan dilakukan di lokasi tak jauh dari bibir pantai. Mengingat ukuran tubuh hiu yang besar, dibutuhkan alat berat berupa ekskavator mini untuk menggali lubang pemakaman. Setelah beberapa jam, bangkai hiu berhasil dikuburkan dengan aman.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *