Kediri, SEJAHTERA.CO – Perbaikan Stadion Brawijaya Kediri sebagai kandang Persik Kediri dalam menyambut kompetisi BRI Liga 1 musim 2025/2026 terus menunjukkan progres positif.
Saat ini, proses pembenahan stadion telah memasuki tahap pengecatan tribun barat, khususnya di area selatan VIP.
Ketua Panitia Pelaksana Persik Kediri, Tri Widodo, menjelaskan bahwa tahapan pengecatan dilakukan secara bertahap dengan menggunakan warna ungu.
Warna cat akan diaplikasikan sebanyak dua hingga tiga kali agar benar-benar menutupi bekas nomor kursi tribun sebelumnya.
“Kalau sekali cat masih terlihat nomor lamanya, jadi minimal dua hingga tiga kali pengecatan agar permukaannya halus dan rata,” ujarnya, Rabu (16/7/2025).
Baca Juga :Hiu Tutul Raksasa Mati Terdampar di Pantai Pangi Blitar, Dievakuasi dan Dikubur
Widodo menambahkan bahwa ke depannya seluruh tribun Stadion Brawijaya akan dicat ungu tanpa nomor kursi, sebagai bentuk penyegaran identitas visual stadion. Pemilihan warna ungu bukan tanpa alasan—warna ini merupakan bagian dari sejarah jersey awal Persik Kediri dan menjadi simbol semangat perjuangan Macan Putih.
“Warna ungu itu identik dengan kejayaan awal Persik dan juga warna kebesaran kota Kediri. Harapannya bisa membangkitkan semangat luar biasa seperti tahun-tahun emas Persik dulu,” tambahnya.
Proses pengecatan yang telah berlangsung selama 10 hari tersebut ditargetkan rampung pada akhir Juli 2025, sehingga stadion siap digunakan sebelum Liga 1 dimulai.
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan progresnya positif. Target kita selesai akhir bulan ini,” kata Widodo optimistis.
Baca Juga :Ribuan Tiang Provider Internet Belum Berizin, Wali Kota Blitar Perintah Segel
Selama masa renovasi stadion, skuad Persik Kediri menjalani latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri.
Persik Kediri sendiri berambisi tampil lebih solid musim ini dengan target masuk lima besar klasemen akhir Liga 1, sekaligus mengulang kejayaan klub di kancah nasional.



















